<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473</id><updated>2012-01-11T19:16:32.366+08:00</updated><category term='video'/><category term='rumah'/><category term='politik'/><category term='pertandingan'/><category term='mp3'/><category term='agama'/><category term='hadith'/><title type='text'>JAMUMAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-6031814875552808283</id><published>2011-02-18T15:29:00.004+08:00</published><updated>2011-02-18T15:34:17.348+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img style="width: 416px; height: 249px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_0aKNsMDxUZg/TNQ-Sg-4lZI/AAAAAAAAAXQ/BIrW7nlD65A/s1600/syirik.jpg" title="Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?" alt="foto Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;u style="font-weight: bold;"&gt;Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;" href="http://jamuman.blogspot.com/2011/02/dosa-syirik-adakah-tiada-keampunan-dari.html"&gt;jamuman.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu ‘alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Ustadz, saya ingin menanyakan tentang dosa syirik. Apakah dosa syirik benar-benar tidak bisa diampuni? Jika tidak, bukankah sia-sia saja ibadah yang dilakukan selanjutnya karena toh ia sudah pasti masuk neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih atas jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fulan&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Jawaban:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum ‘Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.&lt;br /&gt;Alhamdulilahi Rabbil ‘alamin, wash-shalatu was-salamu ‘alaa Sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shahbihihi ajma’in, wa ba’du&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud dengan dosa syirik itu tidak bisa diampuni adalah bila seseorang melakukan perbuatan syirik dan mati bersama dosa itu tanpa pernah bertaubat sebelumnya. Bedanya dengan dosa selain syirik adalah bahwa dosa itu bila terbawa sampai mati tanpa bertaubat sebelumnya, masih ada kemungkian diampuni Allah SWT. Misalnya dengan ditebus dengan amal-amal kebajikan yang dimilikinya. Sebagaimana firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“…Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”.(QS. Hud : 114)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;img style="width: 416px; height: 249px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FOtt01ESct0/THxksw2m8hI/AAAAAAAAAVs/dTdIEJzWxUI/s1600/doa+dari+syirik.jpg" title="Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?" alt="foto Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;Atau orang tersebut di akhirat nanti mendapatkan syafa’at dari Rasulullah SAW, sehingga dosa-dosanya diampuni dan yang bersangkutan tidak perlu diazab di neraka. Semua itu mungkin saja terjadi sehingga dikatakan bahwa dosa selain syirik akan diampuni di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bila dosa yang dibawa mati itu adalah dosa syirik, maka dosa itu tidak bisa ditebus atau diampuni di akhirat. Maka yang bersangkutan harus mendapatkan siksa yang nyata-nyata pedih. Itulah maksud bahwa dosa syirik itu tidak bisa diampuni, sebagaimana disebutkan dalam ayat-ayat berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.   ( QS An Nisa 48 )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.”(QS. An-Nisa : 114)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu selama hayat masih di kandung badan, bersegeralah untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT, terutama yang terkait dengan dosa-dosa syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 133)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam Bish-Showab,&lt;br /&gt;Wassalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-6031814875552808283?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/6031814875552808283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=6031814875552808283&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6031814875552808283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6031814875552808283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2011/02/dosa-syirik-adakah-tiada-keampunan-dari.html' title='Dosa Syirik - Adakah Tiada Keampunan Dari Allah S.W.T?'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_0aKNsMDxUZg/TNQ-Sg-4lZI/AAAAAAAAAXQ/BIrW7nlD65A/s72-c/syirik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-6442147322224524592</id><published>2010-11-04T20:35:00.004+08:00</published><updated>2010-11-04T20:40:35.756+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Mufti Makkah Fatwa Gerakan Wahabi Sesat!!</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img style="width: 246px; height: 299px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yXlaHdaQvAE/TG_tVTyfx-I/AAAAAAAACoE/nmaGla9CG8g/s1600/sayyid_ahmad_zayni_ad-dahlaan_al-hasani.jpg" title="SYEIKH AHMAD ZAINI DAHLAN (RA) " alt="foto SYEIKH AHMAD ZAINI DAHLAN (RA) " /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;u style="font-weight: bold;"&gt;SYEIKH AHMAD ZAINI DAHLAN , MUFTI MAKKAH FATWA GERAKAN WAHABI SESAT&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;" href="http://jamuman.blogspot.com/2010/11/mufti-makkah-fatwa-gerakan-wahabi-sesat.html"&gt;jamuman.blogspot.com&lt;/a&gt; - Permulaan munculnya Muhammad ibn Abdil Wahhab ini ialah di wilayah timur sekitar tahun 1143 H. Gerakannya yang dikenal dengan nama Wahhabiyyah mulai tersebar di wilayah Nejd dan daerah-daerah sekitarnya. Muhammad ibn Abdil Wahhab meninggal pada tahun 1206 H. Ia banyak menyerukan berbagai ajaran yang ia anggap sebagai berlandaskan al-Qur’an dan Sunnah. Ajarannya tersebut banyak ia ambil atau tepatnya ia hidupkan kembali dari faham-faham Ibn Taimiyah yang sebelumnya telah padam, di antaranya; mengharamkan tawassul dengan Rasulullah, mengharamkan perjalanan untuk ziarah ke makam Rasulullah atau makam lainnya dari para Nabi dan orang-orang saleh untuk tujuan berdoa di sana dengan harapan dikabulkan oleh Allah, mengkafirkan orang yang memanggil dengan “Ya Rasulallah…!”, atau “Ya Muhammad…!”, atau seumpama “Ya Abdul Qadir…! Tolonglah aku…!” kecuali, menurut mereka, bagi yang hidup dan yang ada di hadapan saja, mengatakan bahwa talak terhadap isteri tidak jatuh jika dibatalkan. Menurutnya talak semacam itu hanya digugurkan dengan membayar kaffarah saja, seperti orang yang bersumpah dengan nama Allah, namun ia menyalahinya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Selain menghidupkan kembali faham-faham Ibn Timiyyah, Muhammad ibn Abdil Wahhab juga membuat faham baru, di antaranya; mengharamkan mengenakan hirz (semacam jimat) walaupun di dalamnya hanya terkandung ayat-ayat al-Qur’an atau nama-nama Allah, mengharamkan bacaan keras dalam shalawat kepada Rasulullah setelah mengumandangkan adzan. Kemudian para pengikutnya, yang kenal dengan kaum Wahhabiyyah, mengharamkan perayaan maulid nabi Muhammad. Hal ini berbeda dengan Imam mereka; yaitu Ibn Taimiyah, yang telah membolehkannya.&lt;br /&gt;Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, mufti Mekah pada masanya di sekitar masa akhir kesultanan Utsmaniyyah, dalam kitab Târikh yang beliau tulis menyebutkan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pasal; Fitnah kaum Wahhabiyyah. Dia -Muhammad ibn Abdil Wahhab- pada permulaannya adalah seorang penunut ilmu di wilayah Madinah. Ayahnya adalah salah seorang ahli ilmu, demikian pula saudaranya; Syekh Sulaiman ibn Abdil Wahhab. Ayahnya, yaitu Syekh Abdul Wahhab dan saudaranya Syekh Sulaiman, serta banyak dari guru-gurunya mempunyai firasat bahwa Muhammad ibn Abdil Wahhab ini akan membawa kesesatan. Hal ini karena mereka melihat dari banyak perkataan dan prilaku serta penyelewengan-penyelewengan Muhammad ibn Abdil Wahhab itu sendiri dalam banyak permasalahan agama. Mereka semua mengingatkan banyak orang untuk mewaspadainya dan menghindarinya. Di kemudian hari ternyata Allah menentukan apa yang telah menjadi firasat mereka pada diri Muhammad ibn Abdil Wahhab. Ia telah banyak membawa ajaran sesat hingga menyesatkan orang-orang yang bodoh. Ajaran-ajarannya tersebut banyak yang berseberangan dengan para ulama agama ini. bahkan dengan ajarannya itu ia telah mengkafirkan orang-orang Islam sendiri. Ia mengatakan bahwa ziarah ke makam Rasulullah, tawassul dengannya, atau tawassul dengan para nabi lainnya atau para wali Allah dan orang-orang, serta menziarahi kubur mereka untuk tujuan mencari berkah adalah perbuatan syirik. Menurutnya bahwa memanggil nama Nabi ketika bertawassul adalah perbuatan syirik. Demikian pula memanggil nabi-nabi lainnya, atau memanggil para wali Allah dan orang-orang saleh untuk tujuan tawassul dengan mereka adalah perbuatan syirik. Ia juga meyakini bahwa menyandarkan sesuatu kepada selain Allah, walaupun dengan cara majâzi (metapor) adalah pekerjaan syirik, seperti bila seseorang berkata: “Obat ini memberikan manfa’at kepadaku” atau “Wali Allah si fulan memberikan manfaat apa bila bertawassul dengannya”. Dalam menyebarkan ajarannya ini, Muhammad ibn Abdil Wahhab mengambil beberapa dalil yang sama sekali tidak menguatkannya. Ia banyak memoles ungkapan-ungkapan seruannya dengan kata-kata yang menggiurkan dan muslihat hingga banyak diikuti oleh orang-orang awam. Dalam hal ini Muhammad ibn Abdil Wahhab telah menulis beberapa risalah untuk mengelabui orang-orang awam, hingga banyak dari orang-orang awam tersebut yang kemudian mengkafirkan orang-orang Islam dari para ahli tauhid” (al-Futûhat al-Islâmiyyah, j. 2, h. 66).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab tersebut kemudian Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan menuliskan:&lt;br /&gt;“Banyak sekali dari guru-guru Muhammad ibn Abdil Wahhab ketika di Madinah mengatakan bahwa dia akan menjadi orang yang sesat, dan akan banyak orang yang akan sesat karenanya. Mereka adalah orang-orang yang di hinakan oleh Allah dan dijauhkan dari rahmat-Nya. Dan kemudian apa yang dikhawatirkan oleh guru-gurunya tersebut menjadi kenyataan. Muhammad ibn Abdil Wahhab sendiri mengaku bahwa ajaran yang ia serukannya ini adalah sebagai pemurnian tauhid dan untuk membebaskan dari syirik. Dalam keyakinannya bahwa sudah sekitar enam ratus tahun ke belakang dari masanya seluruh manusia ini telah jatuh dalam syirik dan kufur. Ia mengaku bahwa dirinya datang untuk memperbaharui agama mereka. Ayat-ayat al-Qur’an yang turun tentang orang-orang musyrik ia berlakukan bagi orang-orang Islam ahli tauhid. Seperti firman Allah: “Dan siapakah yang lebih sesat dari orang yang berdoa kepada selain Allah; ia meminta kepada yang tidak akan pernah mengabulkan baginya hingga hari kiamat, dan mereka yang dipinta itu lalai terhadap orang-orang yang memintanya” (QS. al-Ahqaf: 5), dan firman-Nya: “Dan janganlah engkau berdoa kepada selain Allah terhadap apa yang tidak memberikan manfa’at bagimu dan yang tidak memberikan bahaya bagimu, jika bila engkau melakukan itu maka engkau termasuk orang-orang yang zhalim” (QS. Yunus: 106), juga firman-Nya: ”Dan mereka yang berdoa kepada selain Allah sama sekali tidak mengabulkan suatu apapun bagi mereka” (QS. al-Ra’ad: 1), serta berbagai ayat lainnya. Muhammad ibn Abdil Wahhab mengatakan bahwa siapa yang meminta pertolongan kepada Rasulullah atau para nabi lainnya, atau kepada para wali Allah dan orang-orang saleh, atau memanggil mereka, atau juga meminta syafa’at kepada mereka maka yang melakukan itu semua sama dengan orang-orang musyrik, dan menurutnya masuk dalam pengertian ayat-ayat di atas. Ia juga mengatakan bahwa ziarah ke makam Rasulullah atau para nabi lainnya, atau para wali Allah dan orang-orang saleh untuk tujuan mencari berkah maka sama dengan orang-orang musyrik di atas. Dalam al-Qur’an Allah berfirman tentang perkataan orang-orang musyrik saat mereka menyembah berhala: “Tidaklah kami menyembah mereka -berhala-berhala- kecuali untuk mendekatkan diri kepada Allah” (QS. al-Zumar: 3), menurut Muhammad ibn Abdil Wahhab bahwa orang-orang yang melakukan tawassul sama saja dengan orang-orang musyrik para penyembah berhala yang mengatakan tidaklah kami menyembah berhala-berhala tersebut kecuali untuk mendekatkan diri kepada Allah” (al-Futûhat al-Islâmiyyah, j. 2, h. 67).&lt;br /&gt;Pada halaman selanjutnya Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan menuliskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Al-Bukhari telah meriwayatkan dari Abdullah ibn Umar dari Rasulullah dalam menggambarkan sifat-sifat orang Khawarij bahwa mereka mengutip ayat-ayat yang turun tentang orang-orang kafir dan memberlakukannya bagi orang-orang mukmin. Dalam Hadits lain dari riwayat Abdullah ibn Umar pula bahwa Rasulullah telah bersabda: “Hal yang paling aku takutkan di antara perkara yang aku khawatirkan atas umatku adalah seseorang yang membuat-buat takwil al-Qur’an, ia meletakan -ayat-ayat al-Qur’an tersebut- bukan pada tempatnya”. Dua riwayat Hadits ini benar-benar telah terjadi pada kelompok Wahhabiyyah ini” (al-Futûhat al-Islâmiyyah, j. 2, h. 68).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan masih dalam buku tersebut menuliskan pula:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di antara yang telah menulis karya bantahan kepada Muhammad ibn Abdil Wahhab adalah salah seorang guru terkemukanya sendiri, yaitu Syekh Muhammad ibn Sulaiman al-Kurdi, penulis kitab Hâsyiah Syarh Ibn Hajar Alâ Matn Bâ Fadlal. Di antara tulisan dalam karyanya tersebut Syekh Sulaiman mengatakan: Wahai Ibn Abdil Wahhab, saya menasehatimu untuk menghentikan cacianmu terhadap orang-orag Islam” (al-Futûhat al-Islâmiyyah, j. 2, h. 69).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam kitab yang sama Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan juga menuliskan:&lt;br /&gt;“Mereka (kaum Wahhabiyyah) malarang membacakan shalawat atas Rasulullah setelah dikumandangkan adzan di atas menara-menara. Bahkan disebutkan ada seorang yang saleh yang tidak memiliki penglihatan, beliau seorang pengumandang adzan. Suatu ketika setelah mengumandangkan adzan ia membacakan shalawat atas Rasulullah, ini setelah adanya larangan dari kaum Wahhabiyyah untuk itu. Orang saleh buta ini kemudian mereka bawa ke hadapan Muhammad ibn Abdil Wahhab, selanjutnya ia memerintahkan untuk dibunuh. Jika saya ungkapkan bagimu seluruh apa yang diperbuat oleh kaum Wahhabiyyah ini maka banyak jilid dan kertas dibutuhkan untuk itu, namun setidaknya sekedar inipun cukup” (al-Futûhat al-Islâmiyyah, j. 2, h. 77).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara bukti kebenaran apa yang telah ditulis oleh Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dalam pengkafiran kaum Wahhabiyyah terhadap orang yang membacakan shalawat atas Rasulullah setelah dikumandangkan adzan adalah peristiwa yang terjadi di Damaskus Siria (Syam). Suatu ketika pengumandang adzan masjid Jami’ al-Daqqaq membacakan shalawat atas Rasulullah setelah adzan, sebagaimana kebiasaan di wilayah itu, ia berkata: “as-Shalât Wa as-Salâm ‘Alayka Ya Rasûlallâh…!”, dengan nada yang keras. Tiba-tiba seorang Wahhabi yang sedang berada di pelataran masjid berteriak dengan keras: “Itu perbuatan haram, itu sama saja dengan orang yang mengawini ibunya sendiri…”. Kemudian terjadi pertengkaran antara beberapa orang Wahhabi dengan orang-orang Ahlussunnah, hingga orang Wahhabi tersebut dipukuli. Akhirnya perkara ini dibawa ke mufti Damaskus saat itu, yaitu Syekh Abu al-Yusr Abidin. Kemudian mufti Damaskus ini memanggil pimpinan kaum Wahhabiyyah, yaitu Nashiruddin al-Albani, dan membuat perjanjian dengannya untuk tidak menyebarkan ajaran Wahhabi. Syekh Abu al-Yusr mengancamnya bahwa jika ia terus mengajarkan ajaran Wahhabi maka ia akan dideportasi dari Siria.&lt;br /&gt;Kemudian Syekh as-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan menuliskan:&lt;br /&gt;“Muhammad ibn Abdil Wahhab, perintis berbagai gerakan bid’ah ini, sering menyampaikan khutbah jum’at di masjid ad-Dar’iyyah. Dalam seluruh khutbahnya ia selalu mengatakan bahwa siapapun yang bertawassul dengan Rasulullah maka ia telah menjadi kafir. Sementara itu saudaranya sendiri, yaitu Syekh Sulaiman ibn Abdil Wahhab adalah seorang ahli ilmu. Dalam berbagai kesempatan, saudaranya ini selalu mengingkari Muhammad ibn Abdil Wahhab dalam apa yang dia lakukan, ucapakan dan segala apa yang ia perintahkan. Sedikitpun, Syekh Sulaiman ini tidak pernah mengikuti berbagai bid’ah yang diserukan olehnya. Suatu hari Syekh Sulaiman berkata kepadanya: “Wahai Muhammad Berapakah rukun Islam?” Muhammad ibn Abdil Wahhab menjawab: “Lima”. Syekh Sulaiman berkata: “Engkau telah menjadikannya enam, dengan menambahkan bahwa orang yang tidak mau mengikutimu engkau anggap bukan seorang muslim”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ada seseorang berkata kepada Muhammad ibn Abdil Wahhab: “Berapa banyak orang yang Allah merdekakan (dari neraka) di setiap malam Ramadlan? Ia menjawab: “Setiap malam Ramadlan Allah memerdekakan seratus ribu orang, dan di akhir malam Allah memerdekakan sejumlah orang yang dimerdekakan dalam sebulan penuh”. Tiba-tiba orang tersebut berkata: “Seluruh orang yang mengikutimu jumlah mereka tidak sampai sepersepuluh dari sepersepuluh jumlah yang telah engkau sebutkan, lantas siapakah orang-orang Islam yang dimerdekakan Allah tersebut?! Padahal menurutmu orang-orang Islam itu hanyalah mereka yang mengikutimu”. Muhammad ibn Abdil Wahhab terdiam tidak memiliki jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika perselisihan antara Muhammad ibn Abdil Wahhab dengan saudaranya; Syekh Sulaiman semakin memanas, saudaranya ini akhirnya khawatir terhadap dirinya sendiri. Karena bisa saja Muhammad ibn Abdil Wahhab sewaktu-waktu menyuruh seseorang untuk membunuhnya. Akhirnya ia hijrah ke Madinah, kemudian menulis karya sebagai bantahan kepada Muhammad ibn Abdil Wahhab yang kemudian ia kirimkan kepadanya. Namun, Muhammad ibn Abdil Wahhab tetap tidak bergeming dalam pendirian sesatnya. Demikian pula banyak para ulama madzhab Hanbali yang telah menulis berbagai risalah bantahan terhadap Muhammad ibn Abdil Wahhab yang mereka kirimkan kepadanya. Namun tetap Muhammad ibn Abdil Wahhab tidak berubah sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, salah seorang kepala sautu kabilah yang cukup memiliki kekuatan hingga hingga Muhammad ibn Abdil Wahhab tidak dapat menguasainya berkata kepadanya: ”Bagaimana sikapmu jika ada seorang yang engkau kenal sebagai orang yang jujur, amanah, dan memiliki ilmu agama berkata kepadamu bahwa di belakang suatu gunung terdapat banyak orang yang hendak menyerbu dan membunuhmu, lalu engkau kirimkan seribu pasukan berkuda untuk medaki gunung itu dan melihat orang-orang yang hendak membunuhmu tersebut, tapi ternyata mereka tidak mendapati satu orangpun di balik gunung tersebut, apakah engkau akan membenarkan perkataan yang seribu orang tersebut atau satu orang tadi yang engkau anggap jujur?” Muhammad ibn Abdil Wahhab menjawab: ”Saya akan membenarkan yang seribu orang”. Kemudian kepada kabilah tersebut berkata: ”Sesungguhnya para ulama Islam, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, dalam karya-karya mereka telah mendustakan ajaran yang engkau bawa, mereka mengungkapkan bahwa ajaran yang engkau bawa adalah sesat, karena itu kami mengikuti para ulama yang banyak tersebut dalam menyesatkan kamu”. Saat itu Muhammad ibn Abdil Wahhab sama sekali tidak berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjadi pula peristiwa, suatu saat seseorang berkata kepada Muhammad ibn Abdil Wahhab: ”Ajaran agama yang engkau bawa ini apakah ini bersambung (hingga Rasulullah) atau terputus?”. Muhammad ibn Abdil Wahhab menjawab: ”Seluruh guru-guruku, bahkan guru-guru mereka hingga enam ratus tahun lalu, semua mereka adalah orang-orang musyrik”. Orang tadi kemudian berkata: ”Jika demikian ajaran yang engkau bawa ini terputus! Lantas dari manakah engkau mendapatkannya?” Ia menjawab: ”Apa yang aku serukan ini adalah wahyu ilham seperti Nabi Khadlir”. Kemudian orang tersebut berkata: ”Jika demikian berarti tidak hanya kamu yang dapat wahyu ilham, setiap orang bisa mengaku bahwa dirinya telah mendapatkan wahyu ilham. Sesungguhnya melakukan tawassul itu adalah perkara yang telah disepakati di kalangan Ahlussunnah, bahkan dalam hal ini Ibn Taimiyah memiliki dua pendapat, ia sama sekali tidak mengatakan bahwa orang yang melakukan tawassul telah menjadi kafir” (ad-Durar as-Saniyyah Fî ar-Radd ‘Alâ al-Wahhâbiyyah, h. 42-43).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud oleh Muhammad ibn Abdil Wahhab bahwa orang-orang terdahulu dalam keadaan syirik hingga enam ratus tahun ke belakang dari masanya ialah hingga tahun masa hidup Ibn Taimiyah, yaitu hingga sekitar abad tujuh dan delapan hijriyah ke belakang. Menurut Muhammad ibn Abdil Wahhab dalam rentang masa antara hidup Ibn Taimiyah, yaitu di abad tujuh dan delapan hijriyah dengan masa hidupnya sendiri yaitu pada abad dua belas hijriyah, semua orang di dalam masa tersebut adalah orang-orang musyrik. Ia memandang dirinya sendiri sebagai orang yang datang untuk memperbaharui tauhid. Dan ia menganggap bahwa hanya Ibn Taimiyah yang selaras dengan jalan dakwah dirinya. Menurutnya, Ibn Taimiyah di masanya adalah satu-satunya orang yang menyeru kepada Islam dan tauhid di mana saat itu Islam dan tauhid tersebut telah punah. Lalu ia mengangap bahwa hingga datang abad dua belas hijriyah, hanya dirinya seorang saja yang melanjutkan dakwah Ibn Taimiyah tersebut. Klaim Muhammad ibn Abdil Wahhab ini sungguh sangat sangat aneh, bagaimana ia dengan sangat berani mengakafirkan mayoritas umat Islam Ahlussunnah yang jumlahnya ratusan juta, sementara ia menganggap bahwa hanya pengikutnya sendiri yang benar-benar dalam Islam?! Padahal jumalah mereka di masanya hanya sekitar seratus ribu orang. Kemudian di Najd sendiri, yang merupakan basis gerakannya saat itu, mayoritas penduduk wilayah tersebut di masa hidup Muhammad ibn Abdil Wahhab tidak mengikuti ajaran dan faham-fahamnya. Hanya saja memang saat itu banyak orang di wilayah tersebut takut terhadap dirinya, oleh karena prilakunya yang tanpa segan membunuh orang-orang yang tidak mau mengikuti ajakannya.&lt;br /&gt;Prilaku jahat Muhammad ibn Abdil Wahhab ini sebagaimana diungkapkan oleh al-Amir ash-Shan’ani, penulis kitab Subul as-Salâm Syarh Bulûgh al-Marâm. Pada awalnya, ash-Shan’ani memuji-muji dakwah Muhammad ibn Abdil Wahhab, namun setelah ia mengetahui hakekat siapa Muhammad ibn Abdil Wahhab, ia kemudian berbalik mengingkarinya. Sebelum mengetahui siapa hakekat Muhammad ibn Abdil Wahhab, ash-Shan’ani memujinya dengan menuliskan beberapa sya’ir, yang pada awal bait sya’ir-sya’ir tersebut ia mengatakan:&lt;br /&gt;سَلاَمٌ عَلَى نَجْدٍ وَمَنْ حَلّ فِي نَجْدِ وَإنْ كَانَ تَسْلِيْمِيْ عَلَى البُعْدِ لاَ يجْدِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Salam tercurah atas kota Najd dan atas orang-orang yang berada di dalamnya, walaupun salamku dari kejauhan tidak mencukupi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bait-bait sya’ir tulisan ash-Shan’ani ini disebutkan dalam kumpulan sya’ir-sya’ir (Dîwân) karya ash-Shan’ani sendiri, dan telah diterbitkan. Secara keseluruhan, bait-bait syair tersebut juga dikutip oleh as-Syaukani dalam karyanya berjudul al-Badr at-Thâli’, juga dikutip oleh Shiddiq Hasan Khan dalam karyanya berjudul at-Tâj al-Mukallal, yang oleh karena itu Muhammad ibn Abdil Wahhab mendapatkan tempat di hati orang-orang yang tidak mengetahui hakekatnya. Padahal al-Amir ash-Shan’ani setelah mengetahui bahwa prilaku Muhammad ibn Abdil Wahhab selalu membunuh orang-orang yang tidak sepaham dengannya, merampas harta benda orang lain, mengkafirkan mayoritas umat Islam, maka ia kemudian meralat segala pujian terhadapnya yang telah ia tulis dalam bait-bait syairnya terdahulu, yang lalu kemudian balik mengingkarinya. Ash-Shan’ani kemudian membuat bait-bait sya’ir baru untuk mengingkiari apa yang telah ditulisnya terdahulu, di antaranya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَجَعْتُ عَن القَول الّذيْ قُلتُ فِي النّجدِي فقَدْ صحَّ لِي عنهُ خلاَفُ الّذِي عندِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ظنَنْتُ بهِ خَيْرًا فَقُـلْتُ عَـسَى عَـسَى نَجِدْ نَاصِحًا يَهْدي العبَادَ وَيستهْدِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لقَد خَـابَ فيْه الظنُّ لاَ خَاب نصـحُنا ومَـا كلّ ظَـنٍّ للحَقَائِق لِي يهدِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وقَـدْ جـاءَنا من أرضِـه الشيخ مِرْبَدُ فحَقّق مِنْ أحـوَاله كلّ مَا يبـدِي&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وقَـد جَـاءَ مِـن تأليــفِهِ برَسَـائل يُكَـفّر أهْلَ الأرْض فيْهَا عَلَى عَمدِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ولـفق فِـي تَكْـفِيرِهمْ كل حُــجّةٍ تَرَاهـا كبَيتِ العنْكَبوتِ لدَى النّقدِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ralat ucapanku yang telah aku ucapkan tentang seorang yang berasal dari Najd, sekarang aku telah mengetahui kebenaran yang berbeda dengan sebelumnya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dahulu aku berbaik sangka baginya, dahulu aku berkata: Semoga kita mendapati dirinya sebagi seorang pemberi nasehat dan pemeberi petunjuk bagi orang banyak”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ternyata prasangka baik kita tentangnya adalah kehampaan belaka. Namun demikian bukan berarti nasehat kita juga merupakan kesia-siaan, karena sesungguhnya setiap prasangka itu didasarkan kepada ketaidaktahuan akan hakekat-hakekat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telah datang kepada kami “Syekh” ini dari tanah asalnya. Dan telah menjadi jelas bagi kami dengan sejelas-jelasnya tentang segala hakekat keadaannya dalam apa yang ia tampakkan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Telah datang dalam beberapa tulisan risalah yang telah ia tuliskan, dengan sengaja di dalamnya ia mengkafirkan seluruh orang Islam penduduk bumi, -selain pengikutnya sendiri-”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seluruh dalil yang mereka jadikan landasan dalam mengkafirkan seluruh orang Islam penduduk bumi tersebut jika dibantah maka landasan mereka tersebut laksana sarang laba-laba yang tidak memiliki kekuatan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bait-bait sya’ir di atas terdapat lanjutannya yang cukup panjang, dan ash-Shan’ani sendiri telah menuliskan penjelasan (syarh) bagi bait-bait syair tersebut. Itu semua ditulis oleh ash-Shan’ani hanya untuk membuka hekekat Muhammad ibn Abdil Wahhab sekaligus membantah berbagai sikap ekstrim dan ajaran-ajarannya. Kitab karya al-Amir ash-Shan’ani ini beliau namakan dengan judul “Irsyâd Dzawî al-Albâb Ilâ Haqîqat Aqwâl Muhammad Ibn ‘Abd al-Wahhâb”.&lt;br /&gt;Saudara kandung Muhammad ibn Abdil Wahhab yang telah kita sebutkan di atas, yaitu Syekh Sulaiman ibn Abdil Wahhab, juga telah menuliskan karya bantahan kepadanya. Beliau namakan karyanya tersebut dengan judul ash-Shawâ-iq al-Ilâhiyyah Fî al-Radd ‘Alâ al-Wahhâbiyyah, dan buku ini telah dicetak. Kemudian terdapat karya lainnya dari Syekh Suliman, yang juga merupakan bantahan kepada Muhammad ibn Abdil Wahhab dan para pengikutnya, berjudul “Fashl al-Khithâb Fî ar-Radd ‘Alâ Muhammad Ibn ‘Abd al-Wahhâb”.&lt;br /&gt;Kemudian pula salah seorang mufti madzhab Hanbali di Mekah pada masanya, yaitu Syekh Muhammad ibn Abdullah an-Najdi al-Hanbali, wafat tahun 1295 hijriyah, telah menulis sebuah karya berjudul “as-Suhub al-Wâbilah ‘Alâ Dlarâ-ih al-Hanâbilah”. Kitab ini berisi penyebutan biografi ringkas setiap tokoh terkemuka di kalangan madzhab Hanbali. Tidak sedikitpun nama Muhammad ibn Abdil Wahhab disebutkan dalam kitab tersebut sebagai orang yang berada di jajaran tokoh-tokoh madzhab Hanbali tersebut. Sebaliknya, nama Muhammad ibn Abdil Wahhab ditulis dengan sangat buruk, namanya disinggung dalam penyebutan nama ayahnya; yaitu Syekh Abdul Wahhab ibn Sulaiman. Dalam penulisan biografi ayahnya ini Syekh Muhammad ibn Abdullah an-Najdi mengatakan sebagai berikut:&lt;br /&gt;“Dia (Abdul Wahhab ibn Sulaiman) adalah ayah kandung dari Muhammad yang ajaran sesatnya telah menyebar ke berbagai belahan bumi. Antara ayah dan anak ini memiliki perbedaan faham yang sangat jauh, dan Muhammad ini baru menampakan secara terang-terangan terhadap segala faham dan ajaran-ajarannya setelah kematian ayahnya. Aku telah diberitahukan langsung oleh beberapa orang dari sebagian ulama dari beberapa orag yang hidup semasa dengan Syekh Abdul Wahhab, bahwa ia sangat murka kepada anaknya; Muhammad. Karena Muhammad ini tidak mau mempelajari ilmu fiqih (dan ilmu-ilmu agama lainnya) seperti orang-orang pendahulunya. Ayahnya ini juga mempunyai firasat bahwa pada diri Muhammad akan terjadi kesesatan yang sanat besar. Kepada banyak orang Syekh Abdul Wahhab selalu mengingatkan: ”Kalian akan melihat dari Muhammad ini suatu kejahatan...”. Dan ternyata memang Allah telah mentaqdirkan apa yang telah menjadi firasat Syekh Abdul Wahhab ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan saudara kandungnya, yaitu Syekh Sulaiman ibn Abdil Wahhab, ia sangat mengingkari sepak terjang Muhammad. Ia banyak membantah saudaranya tersebut dengan berbagai dalil dari ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits-Hadits, karena Muhammad tidak mau menerima apapun kecuali hanya al-Qur’an dan Hadits saja. Muhammad sama sekali tidak menghiraukan apapun yang dinyatakan oleh para ulama, baik ulama terdahulu atau yang semasa dengannya. Yang ia terima hanya perkataan Ibn Taimiyah dan muridnya; Ibn al-Qayyim al-Jawziyyah. Apapun yang dinyatakan oleh dua orang ini, ia pandang laksana teks yang tidak dapat diganggu gugat. Kepada banyak orang ia selalu mempropagandakan pendapat-pendapat Ibn Taimiyah dan Ibn al-Qayyim, sekalipun terkadang dengan pemahaman yang sama sekali tidak dimaksud oleh keduanya. Syekh Sulaiman menamakan karya bantahan kepadanya dengan judul Fashl al-Khithâb Fî ar-Radd ‘Alâ Muhammad Ibn ’Abd al-Wahhâb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Sulaiman ini telah diselamatkan oleh Allah dari segala kejahatan dan marabahaya yang ditimbulkan oleh Muhammad, yang padahal hal tersebut sangat menghkawatirkan siapapun. Karena Muhammad ini, apa bila ia ditentang oleh seseorang dan ia tidak kuasa untuk membunuh orang tersebut dengan tangannya sendiri maka ia akan mengirimkan orangnya untuk membunuh orang itu ditempat tidurnya, atau membunuhnya dengan cara membokongnya di tempat-tempat keramaian di malam hari, seperti di pasar. Ini karena Muhammad memandang bahwa siapapun yang menentangnya maka orang tersebut telah menjadi kafir dan halal darahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan bahwa di suatu wilayah terdapat seorang gila yang memiliki kebiasaan membunuh siapapun yang ada di hadapannya. Kemudian Muhammad memerintahkan orang-orangnya untuk memasukkan orang gila tersebut dengan pedang ditangannya ke masjid di saat Syekh Sulaiman sedang sendiri di sana. Ketika orang gila itu dimasukan, Syekh Sulaiman hanya melihat kepadanya, dan tiba-tiba orang gila tersebut sangat ketakutan darinya. Kemudian orang gila tersebut langsung melemparkankan pedangnya, sambil berkata: ”Wahai Sulaiman janganlah engkau takut, sesungguhnya engkau adalah termasuk orang-orang yang aman”. Orang gila itu mengulang-ulang kata-katanya tersebut. Tidak diragukan lagi bahwa hal ini jelas merupakan karamah” (as-Suhub al-Wâbilah Ala Dlara-ih al-Hanbilah, h. 275).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam tulisan Syekh Muhammad ibn Abdullah an-Najdi di atas disebutkan bahwa Syekh Abdul Wahhab sangat murka sekali kepada anaknya; Muhammad, karena tidak mau mempelajari ilmu fiqih, ini artinya bahwa dia sama sekali bukan seorang ahli fiqih dan bukan seorang ahli Hadits. Adapun yang membuat dia sangat terkenal tidak lain adalah karena ajarannya yang sangat ekstrim dan nyeleneh. Sementara para pengikutnya yang sangat mencintainya, hingga mereka menggelarinya dengan Syekh al-Islâm atau Mujaddid, adalah klaim laksana panggang yang sangat jauh dari api. Para pengikutnya yang lalai dan terlena tersebut hendaklah mengetahui dan menyadari bahwa tidak ada seorangpun dari sejarawan terkemuka di abad dua belas hijriyah yang mengungkap biografi Muhammad ibn Abdil Wahhab dengan menyebutkan bahwa dia adalah seorang ahli fiqih atau seorang ahli Hadits.&lt;br /&gt;Syekh Ibn Abidin al-Hanafi dalam karyanya; Hâsyiyah Radd al-Muhtâr ‘Alâ ad-Durr al-Mukhtâr menuslikan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penjelasan; Prihal para pengikut Muhammad ibn Abdil Wahhab sebagai kaum Khawarij di zaman kita ini. Pernyataan pengarang kitab (yang saya jelaskan ini) tentang kaum Khawarij: “Wa Yukaffirûn Ash-hâba Nabiyyina…”, bahwa mereka adalah kaum yang mengkafirkan para sahabat Rasulullah, artinya kaum Khawarij tersebut bukan hanya mengkafirkan para sahabat saja, tetapi kaum Khawarij adalah siapapun mereka yang keluar dari pasukan Ali ibn Abi Thalib dan memberontak kepadanya. Kemudian dalam keyakinan kaum Khawajij tersebut bahwa yang memerangi Ali ibn Abi Thalib, yaitu Mu’awiyah dan pengikutnya, adalah juga orang-orang kafir. Kelompok Khawarij ini seperti yang terjadi di zaman kita sekarang, yaitu para pengikut Muhammad ibn Abdil Wahhab yang telah memerangi dan menguasai al-Haramain; Mekkah dan Madinah. Mereka memakai kedok madzhab Hanbali. Mereka meyakini bahwa hanya diri mereka yang beragama Islam, sementara siapapun yang menyalahi mereka adalah orang-orang musyrik. Lalu untuk menegakan keyakinan ini mereka mengahalalkan membunuh orang-orang Ahlussunnah. Oleh karenanya banyak di antara ulama Ahlussunnah yang telah mereka bunuh. Hingga kemudian Allah menghancurkan kekuatan mereka dan membumihanguskan tempat tinggal mereka hingga mereka dikuasai oleh balatentara orang-orang Islam, yaitu pada tahun seribu dua ratus tiga puluh tiga hijriyah (th 1233 H)” (Radd al-Muhtâr ‘Alâ ad-Durr al-Mukhtâr, j. 4, h. 262; Kitab tentang kaum pemberontak.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang ahli tafsir terkemuka; Syekh Ahmad ash-Shawi al-Maliki dalam ta’lîq-nya terhadap Tafsîr al-Jalâlain menuliskan sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Menurut satu pendapat bahwa ayat ini turun tentang kaum Khawarij, karena mereka adakah kaum yang banyak merusak takwil ayat-ayat al-Qur’an dan Hadits-Hadits Rasulullah. Mereka menghalalkan darah orang-orang Islam dan harta-harta mereka. Dan kelompok semacam itu pada masa sekarang ini telah ada. Mereka itu adalah kelompok yang berada di negeri Hijaz; bernama kelompok Wahhabiyyah. Mereka mengira bahwa diri mereka adalah orang-orang yang benar dan terkemuka, padahal mereka adalah para pendusta. Mereka telah dikuasai oleh setan hingga mereka lalai dari mengenal Allah. Mereka adalah golongan setan, dan sesungguhnya golongan setan adalah orang-orang yang merugi. Kita berdo’a kepada Allah, semoga Allah menghancurkan mereka” (Mir-ât an-Najdiyyah, h. 86).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-6442147322224524592?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/6442147322224524592/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=6442147322224524592&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6442147322224524592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6442147322224524592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/11/mufti-makkah-fatwa-gerakan-wahabi-sesat.html' title='Mufti Makkah Fatwa Gerakan Wahabi Sesat!!'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yXlaHdaQvAE/TG_tVTyfx-I/AAAAAAAACoE/nmaGla9CG8g/s72-c/sayyid_ahmad_zayni_ad-dahlaan_al-hasani.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-2983452844851828605</id><published>2010-11-02T12:58:00.002+08:00</published><updated>2010-11-02T13:19:59.505+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadith'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Lima Belas Maksiat Yang Akan Mendatangkan Bala</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;u style="font-weight: bold;"&gt;Lima Belas Maksiat yang Akan Menurunkan Bala&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ertinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada Ali bin Abi Thalib r.a. Rasulullah saw. Bersabda: " &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Apabila umat ku telah membuat lima belas perkara, maka bala pasti akan turun kepada mereka iaitu&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;  1. Apabila harta negara hanya beredar pada orang-orang tertentu.&lt;br /&gt;  2. Apabila amanah dijadikan suatu sumber keuntungan.&lt;br /&gt;  3. Zakat dijadikan hutang.&lt;br /&gt;  4. Suami memperturutkan kehendak isteri.&lt;br /&gt;  5. Anak derhaka terhadap ibunya,&lt;br /&gt;  6. Sedangkan ia berbaik-baik dengan kawannya.&lt;br /&gt;  7. Ia suka menjauhkan diri daripada ayahnya.&lt;br /&gt;  8. Suara sudah ditinggikan di dalam masjid.&lt;br /&gt;  9. Yang menjadi ketua satu kaum adalah orang yang terhina di antara mereka.&lt;br /&gt; 10. Seseorang dimuliakan kerana ditakuti kejahatannya.&lt;br /&gt; 11. Khamar (arak) sudah diminum di merata tempat.&lt;br /&gt; 12. Kain sutera banyak dipakai (oleh kaum lelaki).&lt;br /&gt; 13. Para artis-artis disanjung-sanjung.&lt;br /&gt; 14. Muzik banyak dimainkan.&lt;br /&gt; 15. Generasi akhir umat ini melaknat (menyalahkan) generasi pertama (sahabat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maka pada ketika itu hendaklah mereka menanti angin merah atau gempa bumi atau pun mereka akan dirobah menjadi makhluk lain&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(H.R Termizi)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-2983452844851828605?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/2983452844851828605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=2983452844851828605&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/2983452844851828605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/2983452844851828605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/11/lima-belas-maksiat-yang-akan.html' title='Lima Belas Maksiat Yang Akan Mendatangkan Bala'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-1625567348405911099</id><published>2010-08-17T11:38:00.003+08:00</published><updated>2010-08-17T11:42:57.504+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Perkara Yang Membatalkan Puasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 316px; height: 249px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_AYbRj3XQfnI/Spn0uf3l6LI/AAAAAAAAAZY/1s-WTXelIQE/s400/himah+puasa.jpg" title="Perkara Yang Membatalkan Puasa" alt="foto Perkara Yang Membatalkan Puasa" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;u style="font-weight: bold;"&gt;Perkara-Perkara Yang Membatalkan Puasa&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;" href="http://jamuman.blogspot.com/2010/08/perkara-yang-membatalkan-puasa.html"&gt;jamuman.blogspot.com&lt;/a&gt; - Ulama terbilang dunia ketika ini, Dr Yusoff Al-Qaradhawi pernah menyebut dan meluah rasa kurang setuju beliau dengan tindakan para ulama yang terlalu meluaskan perbuatan yang membatalkan puasa. Beliau lebih setuju untuk mengecilkan skop dan ruang lingkup pembatalan puasa kepada perbuatan yang benar-benar terdapat dalil tepat dari al-Quran, al-Hadith dan disepakati ulama sahaja.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Beliau berpendapat perbincangan panjang lebar oleh ulama silam, antaranya para ulama dari mazhab Hanafi dan ulama mazhab-mazhab lain menyebut sekitar 57 bentuk perbuatan yang membatalkan puasa adalah adalah tindakan yang kurang sesuai. Malah ia juga amat digemari oleh ulama masa kini sehingga terdapat yang menghabiskan masa begitu lama untuk merangka fatwa, berijtihad dan meletakkan kaedah bagi sesuatu perbuatan. Adakalanya ia adalah isu yang tidak memerlukan perhatian begitu mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah ini dilihat semakin bertambah, apabila ijtihad dalam bab ini semakin bercambah hingga menyebabkan kesukaran orang kebanyakkan (awam) menjalankan ibadah ini dengan tenang kerana perincian perbuatan yang membatalkan puasa amat cabang (furu') dan terlampau banyak. Ia menyebabkan orang awam yang terhad kemampuan, masa dan rujukan sering berada dalam kebimbangan dengan isu batal dan tidak batal puasa ini. Lebih dikesali adalah perbincangan tentang ini juga ada meninggalkan perbincangan yang lebih besar berkenaan Ramadhan. (Taysir al-Fiqh - Fiqh As-Siyam, hlm 86-87)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, antara isu terbesar yang patut diberikan fokus mendalam di waktu Ramadhan adalah :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Raih Taqwa : Firman Allah yang mengarahkan kita berusaha meraih taqwa di dalam bulan ini. Perbincangan berkenaan kaedah, cara dan cabaran yang boleh menghalang kita mencapai target ini perlu diberikan perhatian lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Bulan Ingatan Fungsi Al-Quran : Firman Allah yang menyebut bahawa Al-Quran diturunkan di bulan Ramadhan ini sebagai petunjuk, dan bukti kebenaran petunjuk dan pembeza di antara haq dan yang batil. Justeru perbincangan berkenaan kemestian umat Islam kembali kepada Al-Quran sebagai satu-satunya formula untuk berjaya sebagai golongan bertaqwa dan selamat dunia akhirat perlu diperhebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Amaran Terhadap Pengikis Pahala Ramadhan Yang 'Confirmed' : Sabda-sabda Nabi berkenaan tindakan yang boleh menghapuskan pahala puasa Ramadhan seperti bercakap kotor, nista, carut dan perbuatan jahat dan keji di waktu bulan ini. Ia perlu dipertekankan kerana ia adalah perkara yang disepakati bakal merosakkan pahala puasa seseorang walaupun ia tidak sampai membatalkan zahir puasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Kaedah Penambah Pahala &amp;amp; Redha Allah di Bulan Ramadhan Yang 'Confirmed': Sabda-sabda Nabi yang mengandungi janji-janji dan tawaran Allah di bulan ini juga perlu diperluas kepada orang ramai agar semakin ramai yang berpotensi ke Syurga Allah sekaligus melemahkan fungsi Syaitan dan nafsu amarah yang sentiasa ingin mengajak kepada kemaksiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun isu perkara yang membatalkan puasa, sewajarnya ditumpukan kepada hukum yang disepakati sahaja.  Justeru, larangan yang disepakati tatkala puasa adalah menahan nafsu syahwat, menanggung lapar dan dahaga serta menahan diri dari bersetubuh dengan isteri di siang hari dengan niat ikhlas ibadat kerana Allah. Inilah yang dijelaskan dari al-Quran dan as-sunnah, demikian juga menjauhi kata-kata nista, bohong, mengumpat, cercaan dan lain-lain dosa anggota demi kerana Allah. Ia disebut di dalam ayat al-Baqarah : 187 dan disokong oleh hadith-hadith yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merokok, keluar darah haid atau nifas dan hilang aqal adalah dipersetujui secara sepakat ulama membatalkan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun yang tidak disepakati, boleh dibincangkan cuma jangan sampai ia mengambil  perhatian utama kita apabila berada di dalam Ramdhan. Sebagai panduan, berikut disertakan beberapa hukum secara ringkas berkaitan puasa yang kerap ditanya oleh orang ramai :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Darah keluar dari tubuh ; samada untuk berbekam, ambil darah pesakit, menderma darah, tercedera, darah dari hidung, tangan dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Tidak batal puasa kerana yang membatalkan adalah yang masuk ke tubuh melalui saluran terbuka hingga ke perut dan bukannya ‘yang keluar' dari tubuh. (As-Siyam Muhdathatuhu wa hawadithuhu, Dr Muhd ‘Uqlah, hlm 215). Manakala pandangan pembatalan puasa dengan berbekam yang berdalil hadith riwayat Abu Daud dan Ibn Majah dengan sanad sohih menurut Imam An-Nawawi, ia telah di pinda (nasakh) dengan hadith dari Ibn Abbas yang menyebut Nabi SAW berbekam dalam keadaan baginda berpuasa. (Riwayat Al-Bukari, 3/43) kerana hadith dari Ibn Abbas ini berlaku tatkala Haji Wida' dan terkemudian dari hadith yang menyebut batal kerana bekam. (Tasysir al-Fiqh, Qaradawi, hlm 90). Malah ini juga padangan majority mazhab kecuali Hanbali. ( Bidayatul Mujtahid, 1/247)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2) Memasukkan sesuatu ke dalam rongga terbuka dan dikeluarkan kembali tanpa sampai ke perut dan yang seumpamanya di bahagian kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seperti memasukkan alat tertentu ke dalam kemaluan wanita atau dubur ketika proses perubatan yang berkaitan, demikian juga memasukkan jari ke dalam hidung, telinga, mulut dan dubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Tidak membatalkan puasa kecuali jika alatan itu dibiar tinggal di dalam kemaluan tadi, kerana illah @ faktor penyebab batal puasa adalah masuknya sesuatu berfizikal ke perut. Terkecuali juga, wanita atau lelaki yang memasukkan jarinya ke dubur atau kemaluannya dengan tujuan nafsu, maka ia membatalkan puasa, tetapi jika tujuan istinja' atau membasuhnya maka hukum yang lebih kuat menurut para ulama adalah tidak batal. (As-Siyam, Dr Md ‘Uqlah, hlm 211). Ini juga dipersetujui oleh Syeikh Atiyyah Saqar yang mengatakan masuk sesuatu ke telinga dan hidung yang tidak sampai ke perut atau bahagian otak adalah tidak membatalkan puasa. (Min Ahsanil Kalam fil Fatawa). Tidak dinafikan terdapat fatwa yang mengatakan batal, justeru, nasihat saya adalah lebih baik menjauhinya kiranya tiada tujuan yang agak mendesak. Kerana menjauhi yang khilaf (perbezaan pendapat) itu lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3) Pil elak haid untuk puasa penuh :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Harus dengan syarat tidak membawa mudarat kepada pusingan haidnya, dan memerlukan nasihat doktor Islam yang berwibawa. Namun yang terbaik adalah tidak menyekat haid, dan tidak menganggu kitaran fitrah yang telah ditentukan oleh Allah swt. selain itu wanita sedang haid juga masih boleh melaksanakan pelbagai jenis ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4) Penyembur gas untuk pesakit lelah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Baru-baru ini pada bulan Julai 2007, Persidangan Majlis Fiqh Antarabangsa di Putrajaya ada membincangkan isu ini. Tidak dinafikan ia satu isu yang amat kerap dibincangkan oleh para ulama seantero dunia dan mereka berbeza pandangan  apabila sebahagian menyatakannya batal dan sebahagian lain menolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut kajian terperinci bantuan para doktor, mendapati gas semburan itu punyai jisim-jisim putih yang jelas kelihatan jika di sembur di atas kertas. Selain itu, hampir 90 % darinya akan terus masuk ke tekak dan melekat di esophagus dan terus ke perut. Ini bermakna ianya jisim-jisim gas itu masuk ke perut setiap kali semburan. Justeru sudah pasti ia membatalkan puasa. Demikian pandangan awal dari Majlis Fiqh Antarabangsa yang bersidang Juali 2007 baru-baru ini, tetapi kemudiannya mereka menarik balik keputusan mereka untuk dibincangkan lebih terperinci dalam persidangan akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun para ulama masih perlu bergantung kepada makumat jelas dari para doktor bagi memberikan fatwa tepat kerana Syeikh At-Tantawi, Syeikh Dr Muhd ‘Uqlah, menyebut hukumnya tidak batal kerana gas itu hanya terhenti di paru-paru dan tidak masuk ke perut. Manakala, ubat lelah jenis hidu melalui hidung adalah membatalkan puasa kerana ia akan masuk ke bahagian kepala. (As-Siyam, Dr Md Uqlah, hlm 226)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jelas para ulama berhati-hati dalam memberikan keputusan dalam hal ini kerana menyedari walaupun serbuk-serbuk dari inhaler tersebut boleh memasuki ruang perut, namun ia adalah satu keperluan buat pesakit athma dan tidak pula dilaksanakan secara saja-saja, bukan pula kerana nafsu lapar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5) Suntikan ke dalam tubuh melalui tangan, kaki selain rongga terbuka yang asal:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Terdapat dua jenis : samada untuk berubat atau untuk menguatkan. Jika ia digunakan untuk mengurangkan demam, bius, pain killer dan apa jua tujuan asas perubatan, ia disepakati tidak membatalkan puasa (Al-Qaradawi, hlm 100 ; ‘Uqlah , hlm 226). Demikian juga hukumnya suntikan kalsium dan sebagainya untuk kekuatan badan demi perubatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan suntikan makanan, air seperti glukos dan sepertinya untuk tujuan perubatan; para ulama sekali lagi berbeza pandangan : Pandangan majoriti adalah : Tidak membatalkan puasa kerana ia tidak masuk ke dalam tubuh melalui rongga terbuka dan ia tidak mengenyangkan serta tidak bercangah dengan hikmah puasa. Ia adalah fatwa oleh Syeikh Dr Yusof Al-Qaradawi, Syeikh Md Bakhit, Syeikh Abd Rahman Taj, Syeikh Ahmad As-Syurbashi, Keputusan Lajnah Fatwa Azhar tahun 1948 (Taysir Al-Fiqh As-Siyam, hlm 100; Fatawa Syar'iyyah, hlm 268 ; Yasalunaka, 5/53 dll ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun, suntikan jenis makanan ini membatalkan puasa terutama jika dilakukan secara sengaja untuk melarikan diri dari ujian keletihan lapar dahaga puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6) Berkumur-kumur dan air masuk ke rongga hidung semasa wudhu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Tidak membatalkan puasa, cuma jika berlebihan berkumur ulama Syafie mengatakannya terbatal. Justeru, jauhilah berlebihan di ketika puasa dalah lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berdasarkan hadith : "Sempurnakan wudhu , basuhlah celah-celah jari jemarimu, dan lebih-lebihkan menyedut air ke hidungmu kecuali tatkala kamu berpuasa ( Riwayat Abu Daud , no 142 ; At-Tirmidzi, 788 ; Al-Hakim, Sohih menurut Ibn Khuzaymah, Ibn Hibban &amp;amp; Al-Hakim dan dipersetujui oleh Az-Zahabi ; albani ; Sohih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7) Melakukan Maksiat seperti tidak solat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Tidak batal puasa menurut majoriti mazhab dan ulama. Akan tetapi dosa maksiat itu akan ditanggung berasingan mengikut jenis maksiat, malah mungkin bertambah besar dosanya kerana mencarik kehormatan Ramdhan. Pahala puasanya pula akan terhapus Selain itu, ia juga mencarikkan keseluruhan tujuan berpuasa iaitu bagi melahirkan insan taqwa dan jauh dari maksiat. (Qaradawi, hlm 104) Nabi bersabda : "Barangsiapa sempat bertemu Ramadhan dan tidak diampun dosanya, maka semakin jauh ia dengan Allah" (Riwayat Ibn Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8) Mencium lelaki dan wanita semasa berpuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukumnya : Mencium isteri atau suami tatkala berpuasa, tidak batal menurut majoriti ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berdasarkan beberapa dalil antaranya :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كان رسول اللَّهِ  يُقَبِّلُ وهو صَائِمٌ وَيُبَاشِرُ وهو صَائِمٌ وَلَكِنَّهُ كان أَمْلَكَ لِإِرْبِهِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ertinya : "Nabi S.a.w mencium dan bermesra (dengan isterinya) dalam keadaan ia berpuasa, tetapi baginda adalah seorang yang menguasai diri dan nafsunya" (Riwayat Abu Daud,  2/311 ; Syuaib arnaout : Sohih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu lagi adalah : -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فجاء شاب فقال أقبل يا رسول الله وأنا صائم قال لا قال فجاء شيخ فقال أقبل وأنا صائم قال نعم قال فنظر بعضنا إلى بعض فقال النبي قد علمت لم نظر بعضكم إلى بعض إن الشيخ يملك نفسه رواه أحمد والطبراني في الكبير وفيه ابن لهيعة وحديثه حسن وفيه كلام&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ertinya : Kami bersama Nabi tiba-tiba didatangi oleh seorang pemuda dan bertanya : Aku berpuasa dan aku mencium isteriku, jawab nabi : Jangan ; tiba-tiba dating seorang tua dan bertanya soalan yang sama : Jawab nabi : Ye ( tiada masalah) ; kami kami saling berpandangan antara satu sama lain, maka nabi berkata :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"aku tahu apa mengapa kamu saling berpandangan antara satu sama lain, sesungguhnya orang tua mampu mengawal dirinya (nafsu)" (Riwayat Ahmad dan At-Tabrani, sanad terdapat Ibn Lahi'ah yang diperkatakan tentangnya, menyebabkan hadis dianggap dhoif)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qaradawi pula menambah "berapa ramai orang tua zaman sekarang yang turut tidak mampu mengawal nafsunya " (Fiqh As-Siyam, hlm 106 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya, ia tidak membatalkan puasa dan ciuman sebegini tidak harus jika ia boleh membawa mudarat seperti menaikkan nafsu dan boleh membawa kepada persetubuhan di siang hari ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9) Wanita tamat haid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tamat haid pada waktu malam dan sempat niat pada waktu malamnya sebelum naik fajar subuh. Ia dikira sah walaupun belum mandi hadas. Jika ia tidak sempat berniat sebelum fajar subuh, seperti belum makan dan minum apa-apa pada pagi itu, kemudian pada jam 8 pagi haidnya kering, ia tidak dikira boleh berpuasa pada hari itu kerana tiada niat bagi puasa wajib boleh dibuat selepas terbit fajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga ditegaskan oleh majoriti ulama (Al-Mughni, Ibn Quddamah, 4/201)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalilnya adalah :-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;من لم يُجْمِعْ الصِّيَامَ قبل الْفَجْرِ فلا صِيَامَ له&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ertinya : "Barangsiapa yang tidak berniat untuk puasa sebelum fajar, tiada puasa (wajib) baginya" ( Riwayat Abu Daud, 3/108 ; Albani : Sohih )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10) Keluar air mazi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mazi adalah air yang keluar dari kemaluan lelaki atau perempuan kerana naik syahwat. Banyak persoalan berkenaan keluarnya air mazi semasa berpuasa, samada ia membatalkan puasa atau tidak.?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zahir dalam mazhab Hanbali menyatakan, ia membatalkan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun mazhab Hanafi, Syafie, Awzai'e, Hasan albasri, As-Sya'bi dan Imam Ahmad dalam satu pendapatnya berfatwa keluarnya air mazi tidak membatalkan puasa. Saya lebih cenderung dengan pendapat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11) Keluar air mani tanpa setubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencium dan menyentuh sehingga keluarnya mani dengan syahwat adalah membatalkan puasa dan wajib qadha, ia adalah disepakati oleh seluruh ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun keluarnya air mani hanya kerana berfikir lucah dan melihat dengan syahwat, ia tidaklah batal menurut sebahagian ulama termasuk mazhab Syafie, Hanafi. (Al-Mughni, 4/159)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala mazhab Hanbali dan Maliki mengatakannya batal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun, saya lebih cenderung dengan pendapat yang mengatakannya batal kerana ia benar-benar bercanggah dengan tujuan dan maqasid puasa dalam Islam. Selain itu, ia juga adalah sama dengannya keluar mani kerana sentuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluar air mani kerana bermimpi di siang hari Ramadhan atau kerana sakit tertentu. Sepakat ulama menyatakan ia tidak membatalkan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12) Menelan air liur dan kahak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum : Ia tidak membatalkan puasa disebabkan terlalu sukarnya untukmenjaga hal seperti ini. (Al-Mughni, Ibn Quddamah, 4/159). Manakala Kahak yang selagi ia belum sampai ke anggota mulut (sebelah hadapan lidah), iaitu masih berada pada had tekak maka tidak membatalkan puasa jika ditelan. Kerana ia masih tidak keluar daripada anggota zahir. Kahak yang sudah sampai pada mulut, inilah yang menjadi khilaf adakah membatalkan puasa atau tidak. Ada pendapat yang mengatakan batal dan ada pendapat yang mengatakan tidak batal. Sebahagian ulama berpendapat HARAM menelannya dengan sengaja kerana ia adalah kotoran. Jadi, kesimpulan yang terpilih adalah kahak yang sampai ke mulut haram ditelan dan kebanyakan ulama menyatakan ia membatalkan puasa. Manakala yang berada di bahagian pangkal lidah dan tekak, jika ditelan tidak membatalkan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 ) Mandi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada masalah untuk orang berpuasa mandi, ia tidak membatalkan puasa. Dalilnya adalah hadis yang menunjukkan Nabi s.a.w mengizinkan orang yang junub mandi selepas waktu subuh. Ibn Abbas juga pernah disebutkan mandi ketika berpuasa. Kecuali seseorang mandi sambil mencuri minum sebagaimana yang mungkin dilakukan oleh para remaja dan lainnya, maka ia batal kerana minum dan bukan mandi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14) Berniat berbuka atau membatalkan puasa sebelum waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan sebegini adalah membatalkan puasa menurut mazhab Syafie, Hanbali dan Hanafi. Cuma jika dengan segera seseorang itu kembali berniat dan membetulkan niatnya tadi, puasa tidak terbatal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justeru, seluruh individu berpuasa wajib menjaga niatnya agar tidak terpesong untuk membatalkannya. Imam Ibn Quddamah menolak pandagan yang mengatakan tidak batal kerana ibadah itu adalah berdasarkan niat seperti solat juga yang akan terbatal jika berniat membatalkannya. (Al-Mughni, 4/175)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;sumber : zaharuddin.net&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-1625567348405911099?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/1625567348405911099/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=1625567348405911099&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1625567348405911099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1625567348405911099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/08/perkara-yang-membatalkan-puasa.html' title='Perkara Yang Membatalkan Puasa'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_AYbRj3XQfnI/Spn0uf3l6LI/AAAAAAAAAZY/1s-WTXelIQE/s72-c/himah+puasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-195687563480093748</id><published>2010-06-10T14:50:00.005+08:00</published><updated>2010-06-10T14:59:09.507+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Sifat 20 Bagi Allah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 346px; height: 269px;" src="http://happycircle.files.wordpress.com/2009/12/sifat_1.jpg" title="Sifat 20 Bagi Allah" alt="foto Sifat 20 Bagi Allah" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-large;"&gt;Sifat 20 Bagi Allah (Wajib dan Mustahil)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jamuman.blogspot.com/2010/06/sifat-20-bagi-allah.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;b&gt;jamuman.blogspot.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; - Sifat-sifat Allah yang wajib diketahui oleh orang-orang Islam yang terkandung di dalam al-Quran berjumlah 20 sifat. Termasuk juga sifat-sifat Mustahil yang wajib diketahui.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;1&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;WUJUD&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Ada&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu ada. Mustahil Allah itu tiada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;2&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB :&lt;b&gt;QIDAM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Sedia&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah itu sedia ada. Mustahil didahului oleh Adam (tiada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;3&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;BAQA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Kekal&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah itu bersifat kekal. Mustahil ia dikatakan fana (binasa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;4&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;MUKHALAFATUHU LILHAWADIS&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Tidak sama dengan yang baharu&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah itu tidak mempunyai sifat-sifat yang baharu yakni dijadikan dan dihancurkan. Mustahil bersamaan dengan yang baharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;5&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;QIYAMUHUU BINAFSIH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Berdiri dengan dirinya sendiri&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu bersendiri. Mustahil tidak berdiri dengan dirinya sendiri atau berdiri pada lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;6&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;WAHADAANIYAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Esa&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah itu Maha Esa Dzat-Nya, Esa sifat-Nya dan esa juga perangai-Nya. Mustahil ia mempunyai Dzat, sifat dan perangai yang berbilang-bilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;7&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;QUDRAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Kuasa&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Alah Taala itu Maha Berkuasa. Mustahil Allah itu lemah atau tidak berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;8&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;IRADAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Menentukan&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah itu Menentukan segala-galanya. Mustahil Allah Taala itu terpaksa dan dipaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;9&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;ILMU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Mengetahui&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu amat mengetahui segala-galanya. Mustahil Allah tidak mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;10&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;HAYAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Hidup&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu sentiasa hidup yakni sentiasa ada. Mustahil Allah Taala itu tiada atau mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;11&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;SAMA&lt;/b&gt;'&lt;br /&gt;MAKNA : Mendengar&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu tidak tuli (pekak). Mustahil Allah tuli atau tidak mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;12&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;BASAR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Melihat&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu sentiasa melihat. Mustahil Allah Taala itu buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;13&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;KALAM&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Berkata-kata&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu berkata-kata. Mustahil Allah Taala itu tidak bercakap atau bisu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;14&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;QOODIRUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Maha Kuasa&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu amat berkuasa sifatnya. Mustahil bagi Allah memiliki sifat lemah atau tidak berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;15&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;MURIIDUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Menentukan&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu berkuasa menentukan apa yang dikehendakinya. Mustahil sifatnya terpaksa atau dipaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;16&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;AALIMUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Maha Mengetahui&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu maha mengetahui. Mustahil Allah Taala itu jahil atau tidak mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;17&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;HAYUUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Hidup&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu Maha Hidup dan menghidupkan alam ini. Mustahil pula Allah itu mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;18&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;SAMI'UN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Mendengar&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu maha mendengar. Mustahil jika Allah Taala tidak mendengar atau tuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;19&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;BASIIRUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Melihat&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu melihat semua kejadian di muka bumi. Mustahil jika sifat Allah itu tidak melihat atau buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIL : &lt;b&gt;20&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SIFAT WAJIB : &lt;b&gt;MUTAKALLIMUN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;MAKNA : Maha Berkata-kata&lt;br /&gt;SIFAT MUSTAHIL : Allah Taala itu berkata-kata. Mustahil jika Allah Taala bisu atau tidak boleh berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-195687563480093748?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/195687563480093748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=195687563480093748&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/195687563480093748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/195687563480093748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/06/sifat-20-bagi-allah.html' title='Sifat 20 Bagi Allah'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-3194813375855894666</id><published>2010-05-01T21:52:00.004+08:00</published><updated>2010-05-01T22:04:00.169+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='politik'/><title type='text'>Mohd Safuan Hilmi Ugut Nak Bunuh Tuan Guru Nik Aziz</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 336px; height: 329px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bsm4wIA2pwY/S9vUDLK3E8I/AAAAAAAABRk/mo_TCvl-FzI/s400/safuan-hilmi2.jpg" title="Mohd Safuan Hilmi Nak Bunuh Nik Aziz" alt="foto Mohd Safuan Hilmi Nak Bunuh Nik Aziz" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 336px; height: 329px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bsm4wIA2pwY/S9vUGCoNN9I/AAAAAAAABRs/kgyxF-YVt-U/s400/safuan-hilmi.jpg" title="Facebook Mohd Safuan Hilmi" alt="foto Facebook Mohd Safuan Hilmi" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 336px; height: 529px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bsm4wIA2pwY/S9vUJBOVSgI/AAAAAAAABR0/Yot24Lq1svo/s640/safuan-hilmi1.jpg" title="Ugutan Mohd Safuan Hilmi Di Facebook" alt="foto Ugutan Mohd Safuan Hilmi Di Facebook" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohd Safuan Hilmi, 24 yang mengaku graduan UiTM dan kini bekerja di Syarikat Prasarana Negara Berhad membuat ugutan mahu membunuh TG Nik Aziz dalam komennya di satu wall perbincangan dalam facebook.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Belum lengkap lagi sebab seekor lagi barua tak mati iaitu Nik Aziz. Tunggu aku pi bunuh Nik Aziz dulu baru lengkap. Setan tu tak layak duduk kat muka bumi ni lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Senang bunuh orang. Tikam jer. Aku sanggup dihukum gantung jika aku dapat bunuh Nik Aziz al Dajal tu"....begitulah kata-kata biadap pemuda Umno ni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : mofasad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-3194813375855894666?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/3194813375855894666/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=3194813375855894666&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3194813375855894666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3194813375855894666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/05/mohd-safuan-hilmi-ugut-nak-bunuh-tuan.html' title='Mohd Safuan Hilmi Ugut Nak Bunuh Tuan Guru Nik Aziz'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bsm4wIA2pwY/S9vUDLK3E8I/AAAAAAAABRk/mo_TCvl-FzI/s72-c/safuan-hilmi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-7216122532499537730</id><published>2010-04-28T12:18:00.003+08:00</published><updated>2010-04-28T12:24:14.423+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='video'/><title type='text'>Video Samseng Pemuda UMNO Johor Di SMK Batang Kali Baru</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 316px; height: 229px;" src="http://i849.photobucket.com/albums/ab52/tripodnod/P4250477.jpg" title="Lagak Samseng Pemuda UMNO" alt="foto Lagak Samseng Pemuda UMNO" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;agak-agak apa komen anda setelah lihat video dibawah?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;object width="340" height="385"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Fai48Gnfi8w&amp;amp;color1=0xb1b1b1&amp;amp;color2=0xcfcfcf&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;feature=player_embedded&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowScriptAccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Fai48Gnfi8w&amp;amp;color1=0xb1b1b1&amp;amp;color2=0xcfcfcf&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;feature=player_embedded&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" width="340" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-7216122532499537730?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/7216122532499537730/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=7216122532499537730&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/7216122532499537730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/7216122532499537730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/video-samseng-pemuda-umno-johor-di-smk.html' title='Video Samseng Pemuda UMNO Johor Di SMK Batang Kali Baru'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-8443332715213135258</id><published>2010-04-21T14:27:00.006+08:00</published><updated>2010-04-21T14:40:42.373+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='rumah'/><title type='text'>Taman Bukit Dahlia - Type : DAMAI (Phase 1)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 386px; height: 229px;" src="http://www.jland.com.my/V5/images2/DAMAIbig.gif" title="Taman Bukit Dahlia - DAMAI (Phase 1)" alt="foto Taman Bukit Dahlia - DAMAI (Phase 1)" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Taman Bukit Dahlia&lt;/b&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Type : &lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;DAMAI  (Phase 1)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total Units : 190&lt;br /&gt;Standard Lot : 18' X 60'&lt;br /&gt;Built-Up (Typical Intermediate Lot) : 1,352 Sq. Ft.&lt;br /&gt;Approx. Price (RM) : From RM 137,800.00&lt;br /&gt;CFO Status : CFO soon..&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Specifications :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;STRUCTURE&lt;br /&gt;Reinforced Concrete Structure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WALL/ BRICK&lt;br /&gt;Partition Wall- Clay Brick&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ROOF&lt;br /&gt;Clay Roofing Tiles&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CEILING FINISHES&lt;br /&gt;Skim Coat, Fibrous Plaster Ceiling, Asbestos Free Ceiling Sheet&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FLOOR FINISHES&lt;br /&gt;Living Room- Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Dining Room- Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Guest Room - Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Dry Kitchen/ Wet Kitchen- Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Linen - Cement Render&lt;br /&gt;Staircase - Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Bathrooms- Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Stairs- Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Master Bedroom,2,3&amp;amp;4/Family Area- Ceramic Tiles&lt;br /&gt;Car Porch- Homogenous Tiles&lt;br /&gt;Driveway - Cement Render&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAINT FINISHES&lt;br /&gt;External Walls- Emulsion Paint&lt;br /&gt;Internal Walls- Emulsion Paint&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BATHROOMS&lt;br /&gt;Wall Finishing- Door Height Ceramic Wall Tiles/ Emulsion Paint&lt;br /&gt;Wash Hand Basin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOORS&lt;br /&gt;Panel Door for Rooms&lt;br /&gt;Timber Flush Door with PVC Lining&lt;br /&gt;Aluminium Frame Glass Sliding Door&lt;br /&gt;Timber Louvres Door for Linen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WINDOWS&lt;br /&gt;Aluminium Framed Glass Window&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TYPE INTERMEDIATE/ END LOT&lt;br /&gt;KITCHEN/WET KITCHEN&lt;br /&gt;Wall Finishing- Door Height Ceramic Wall Tiles/ Emulsion Paint/&lt;br /&gt;Wash Hand Basin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MISCELLANEOUS&lt;br /&gt;MS Main Gate&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Floor Plan :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.jland.com.my/V5/images2/DAMAIFloorPlan.gif" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://www.jland.com.my/V5/images2/DAMAIFloorPlan.gif" width="300" border="0" height="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Click Image to Enlarge&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-8443332715213135258?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/8443332715213135258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=8443332715213135258&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/8443332715213135258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/8443332715213135258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/taman-bukit-dahlia-type-damai-phase-1.html' title='Taman Bukit Dahlia - Type : DAMAI (Phase 1)'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-1973486334340720889</id><published>2010-04-20T18:56:00.001+08:00</published><updated>2010-04-20T18:58:16.810+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Cara Mudah Mengenalpasti Terdapat Gangguan Jin / Sihir atau Tidak</title><content type='html'>SEJARAH SIHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sihir telah difirmankan oleh Allah s.w.t. di dalam kitab suci Al Quran di mana ia wujud sejak zaman Nabi Musa a.s. Sihir juga ada diriwayatkan di zaman Nabi s.a.w.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAKAH NABI PERNAH TERKENA SIHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalan ini telah menjadi pertikaian para ulama Islam. Maka dalam hal ini kita merujuk kepada Hadis Sahih riwayat Bukhari dan Muslim yang bermaksud:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Aisyah: “Nabi pernah disihirkan sehinggalah Baginda menyangkakan bahawa ia telah mendatangi mereka (isteri-isteri) sedangkan ia tidak mendatangi mereka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulama-ulama yang menafikan hal ini memberi alasan bahawa ini merupakan sesuatuyang mengaibkan martabat Ar-Rasul s.a.w., akan tetapi menurut Qadhi Iyadh, katanya”(kejadian sihir) ini tidak mencacatkan kebenaran Baginda kerana telah jimak bahawaNabi dipelihara dari sudut itu. Cuma yang berlaku hanyalah di bidang yang harusberlaku di atasnya, di bidang duniawi semata-mata”.Juga Qadhi “Iyadh menegaskan: “Dan sihir adalah merupakan satu daripada penyakitpenyakit”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ini jelas bahawa adalah tidak mustahil bagi seseorang itu ditimpa penyakit yang disebabkan oleh sihir, akan tetapi hendaklah diingat bahawa ia berlaku atas keizinan Allah s.w.t. Sihir adalah sejenis ilmu yang dikuasai oleh golongan jin dan syaitan. Oleh itu bagi manusia yang mengamalkan ilmu bererti mereka akan memperalatkan dan bekerjasamadengan syaitan bagi tujuan-tujuan tersebut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANDA-TANDA TERKENA SIHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda gejala sihir begitu banyak, antaranya:-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Seseorang yang baru berkahwin tidak mempunyai nafsu terhadap isterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Seseorang itu merasa kadangkala terlalu panas dan kadangkala terlalu sejuk sehingga ia sanggup ” meminum air yang mendidih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Suami dan isteri yang tiba-tiba sahaja merasa tidak aman, benci-membenci antara satu dengan lain walaupun sebelumnya mereka sangat berkasih-sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Kebiasaannya gejala penyakit yang disebabkan oleh sihir lebih menonjol sewaktu senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Juga banyak dari penyakit-penyakit baik fizikal atau kejiwaan yang tidak dapat disahkan puncanya oleh doctor-doktor yang pakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CARA MENGHADAPI SIHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang beriman dengan Allah mempunyai banyak kelebihan di dalam menghadapi sihir. Pertamanya mereka mempunyai tempat pergantungan dan tempat berlindung yang Maha Kuat lagi Maha Perkasa iaitu Allah “Azza Wajalla. Imam Ibnu Qaiyim telah berkata, “Ubat yang paling bermanfaat untuk penyakit sihir ialah Al Adahihiyah Al Ailahiyah (penawar Ketuhanan) iaitu dengan banyak berzikir, membaca Al-Quran dan berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang beriman itu menganggap bahawa sihir yang menimpanya sebagai satu ujian dari Allah. Sekiranya ia melalui ujian ini dengan cara yang betul sepertimana yang dikehendaki oleh Allah maka Insya Allah bertambahlah imannya. Kaifiat penghadang sihir ini seperti yang diamalkan oleh Rasulullah s.a.w. telahpun dijelaskan di dalam tajuk Tibb Nabawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang beriman hendaklah meyakini bahawa kuasa Allah s.w.t. mengatasi segala-galanya baik yang ada di langit mahupun yang ada di bumi dan bahawa interaksi dengan Ayat-Ayat Allah (Al-Quran) itu sebesar-besar penawar; oleh itu mereka tidak perlu berubat dengan cara-cara yang memudaratkan aqidah seseorang seperti dengan berlindung dengan jin dan syaitan melalui perantaraan bomoh atau dukun dan jin-jin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang tidak beramal dengan petunjuk Allah s.w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam As Syafie mengharuskan penggunaan jin (Jin Islam-pen) di dalam perkara melawan sihir sahaja. Manakala Imam Hanafi, Hambali dan Maliki tidak mengharuskannya sama sekali. Oleh yang demikian kita dapati di Nusantara Melayu yang rata-rata bermazhab Syafie ramai sekali kedapatan amalan ini. Akan tetapi perlu diingatkan seperti yang dijelaskan dalam tajuk yang terdahulu (Masalah Berubat Dengan Perantaraan Jin), terdapat bahaya-bahaya yang banyak terutama bagi mereka yang jahil apabila meminta pertolongan dengan jin seperti pandangan Syeikhul Islam Ibnu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taymiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RASUKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi cirri-ciri sihir ini ialah yang menyebabkan si penghidap dirasuk oleh satu kuasa hingga tidak sedarkan diri, mungkin menjerit-jerit, meronta-ronta dan lain-lain. Kuasa di sebalik kejadian itu ialah daripada golongan jin dan syaitan. Imam At-Tabrani telah meriwayatkan hadis dengan asnad yang Hassan bahawa Nabi s.a.w. bersabda yang maksudnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jin itu tiga golongan, satu golongan yang mempunyai sayap yang boleh terbang di angkasa, satu golongan berupa ular dan satu lagi golongan yang bertempat dan berpindah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al-Quran juga disebut jin dalam bangsa-bangsa yang disebut jin, ifrit dan syaitan. Bangsa-bangsa jin yang memegang peranan penting itu amatlah banyak, antaranya:-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Iblis - bapa segala jin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. As Syaitan - syaitan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Al Muraddah - peragu (pewas-was)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Al Afariit - Ifrit (penipu-penipu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Al A”wan - penolong-penolong (khadam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Al-Ghawasuum- penyelam-penyelam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Atthiaruun - penerbang-penerbang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Attawabi” - pengikut-pengikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Al Qarna” - pengawan-pengawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Al “Ammar - pemaa”mur-pemaa”mur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGALAMAN MUJAHIDIN AFGHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dalam kisah perjuangan Muhahidin Afghan bahawa pernah berlaku salah Seorang daripada Mujahidin telah dirasuki jin. Kemudian sahabat-sahabatnya telah Membacakan ayat-ayat suci Al-Quran kepada sahabat mereka yang sedang dirasuk itu. Akan tetapi bahawa jin yang merasuknya menjawab bahawa ia juga beragama Islam dan bahawa ayat-ayat Al Quran itu tidak akan memberi kesan apa-apa kepadanya. Maka apabila tiba Amir Muhahidin yang lebih arif, beliau lalu melaungkan azan dan seketika itu juga jin tadi telah gentar dan mengaku kesalahannya. Barulah jin itu menjawab ia sebenarnya beragama Nasrani dan bahawa ia adalah salah seorang daripda 5,000 jin yang dihantar oleh Pope untuk merosakkan bumi Mesir dan memporak-perandakan hubungan suami isteri. (Sejauh mana benar dakwaan jin ini wallahu”alam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari peristiwa ini dapat diambil kesimpulan bahawa tindakan yang paling berkesan terhadap mereka yang dirasuki jin kafir ialah dengan melaungkan azan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenalpasti Secara Mudah dan Pantas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakkan pesakit tertanya-tanya samada benarkah mereka menghadapi gangguan jin atau sihir. Justeru itu, tokoh-tokoh perawat Islam menyarankan adalah lebih baik pesakit mendapat pandangan doktor terlebih dahulu untuk memastikan penyakit mereka disebabkan masalah organ dalaman. Seterusnya sekiranya doktor tidak dapat memastikan punca sebenar penyakit, barulah pesakit mendapatkan rawatan dari perawat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun pemeriksaan dan analisa oleh pihak doktor dengan cara makmal (ujian darah, scan MRI, scan CT, X-Ray) mengambil masa, dan adakala perlu untuk pesakit mengenalpasti dengan cepat terutama untuk kes seperti penyakit kanser yang agresif. Selain itu, keluarga pesakit takut mendapat malu sekiranya diketahui jiran-jiran bahawa ahli keluarga ditimpa gangguan jin/sihir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disini, kami sajikan cara mudah yang dapat dilakukan sendiri oleh pesakit sendiri atau dibantu oleh ahli keluarga pesakit. Pesakit tidak lagi perlu untuk ”menengok” dengan bomoh-bomoh, ataupun di”scan-scan” oleh ”ustaz-ustaz” yang sebenarnya adalah amalan telek. Dosa mendatangi tukang telek mengakibatkan pesakit kehilangan amalan selama 40 hari, manakala hukum mempercayai tukang telek adalah pesakit terkeluar dari agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.2 Masa Yang Sesuai Untuk Kita Mengenalpasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembaca disarankan melakukan teknik mengenalpasti adanya gangguan jin dan sihir pada masa-masa berikut:&lt;br /&gt;Keadaan Di Hadapi Pesakit&lt;br /&gt;Contoh-Contoh&lt;br /&gt;Menyemak kemajuan rawatan&lt;br /&gt;· Setelah dikatakan bersih atau pulih oleh perawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doktor tidak dapat memberi pandangan yang yakin&lt;br /&gt;· Bengkak pada pesakit berubah-ubah kedudukan sehingga pesakit sering ditukar wad&lt;br /&gt;· Penyakit dikatakan termasuk senarai penyakit ganjil (rare disease)&lt;br /&gt;· Penyakit berulang walaupun sebelumnya pesakit telah berjaya dipulihkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjumpa atau terpegang peralatan sihir&lt;br /&gt;· Terpegang katak kering berwarna hitam yang diletakkan di bawah alas kaki di pintu masuk Bilik Mesyuarat Utama semasa tender&lt;br /&gt;· Membersihkan keris pusaka atau barang-barang lama&lt;br /&gt;· Membuka pintu/pagar rumah dan didapati ada kesan titik-titik kapur warna putih, atau darah ayam warna merah yang tidak diketahui puncanya&lt;br /&gt;· Pasir bertaburan didepan pintu rumah atau di atas meja di pejabat&lt;br /&gt;· Terjumpa botol kecil mengandungi cecair diselitkan dicelah pasu bunga di depan rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memegang atau dipegang orang-orang yang disyaki didampingi jin&lt;br /&gt;· Terasa meremang semasa mengurut orang&lt;br /&gt;· Diurut oleh tukang urut yang disyaki didampingi jin&lt;br /&gt;· Bersalam dengan orang-orang yang disyaki didampingi jin&lt;br /&gt;· Terlibat dalam rawatan kes gangguan samada memegang pesakit merasuk atau membantu perawat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui kawasan-kawasan keras atau anker&lt;br /&gt;· Melalui rumah-rumah tinggal pada waktu malam&lt;br /&gt;· Melalui kawasan-kawasan kubur&lt;br /&gt;· Melalui kawasan-kawasan kuil atau berhala&lt;br /&gt;1.3 Ayat2 Mudah Dalam Set Ujian Mengenalpasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamalan penulis yang terhad, ayat-ayat muqata’at dari Al-Quran didapati mampu mengeluarkan tindakbalas dari jin gangguan / sihir yang mendampingi atau memasuki badan pesakit. Untuk menguji, pesakit hendaklah membaca sendiri, atau didengarkan bacaannya oleh ahli keluarga.&lt;br /&gt;1.3.1 Teknik Ujian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara ujian adalah mudah:&lt;br /&gt;(a) Ambil kadar degupan jantung sipesakit&lt;br /&gt;(b) Pesakit baca ayat-ayat di Set 1 (atau pesakit dibacakan ayat2 tersebut)&lt;br /&gt;(c) Henti dan ambil kadar degupan jantung si-pesakit&lt;br /&gt;(d) Sekiranya tiada tindakbalas, pesakit baca ayat-ayat di Set 2 (atau pesakit dibacakan ayat2 tersebut)&lt;br /&gt;(e) Henti dan ambil kadar degupan jantung si-pesakit&lt;br /&gt;(f) Perhatikan kesan-kesan lain pada pesakit seperti:&lt;br /&gt;· sendawa,&lt;br /&gt;· batuk-batuk, atau&lt;br /&gt;· rasa benda bergerak di kulit atau di dalam badan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.3.2 Set 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca ayat-ayat berikut (dalam bentuk Rumi) TUJUH kali sahaja. Perhatikan sesetengah huruf seperti KAF, ’AIN, SOT, MIM, SIN dan QAF perlu dilamakan bunyinya selama 6 saat (atau 6 harkat).&lt;br /&gt;KAFFFFFF HA YA ’AINNNNNN SOTTTTTT&lt;br /&gt;dari Surah Maryam, Ayat 1&lt;br /&gt;HA MIMMMMMM&lt;br /&gt;dari Surah 42 AsSyura, Ayat 1&lt;br /&gt;’AINNNNNN SINNNNNN QAFFFFFF&lt;br /&gt;dari Surah 42 AsSyura, Ayat 2&lt;br /&gt;1.3.3 Set 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya tiada kesan pada bacaan Set 1, teruskan bacaan Set 2.&lt;br /&gt;Baca ayat-ayat berikut (dalam bentuk Rumi) TUJUH kali sahaja. Perhatikan sesetengah huruf seperti SIN, MIM, NUN perlu dilamakan bunyinya selama 6 saat (atau 6 harkat).&lt;br /&gt;THO HA&lt;br /&gt;dari Surah TaHa, Ayat 1&lt;br /&gt;THO SINNNNNN&lt;br /&gt;dari Surah AnNaml, Ayat 1&lt;br /&gt;THO SINNNNNN MIMMMMMM&lt;br /&gt;dari Surah 26 AsShu’ara, Ayat 1&lt;br /&gt;YA SINNNNNN&lt;br /&gt;dari Surah Yasin, Ayat 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;credit to wanhayati.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-1973486334340720889?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/1973486334340720889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=1973486334340720889&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1973486334340720889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1973486334340720889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/cara-mudah-mengenalpasti-terdapat.html' title='Cara Mudah Mengenalpasti Terdapat Gangguan Jin / Sihir atau Tidak'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-6527859262297196856</id><published>2010-04-08T15:05:00.002+08:00</published><updated>2010-04-08T15:10:59.053+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Keutamaan Membaca Al-Quran</title><content type='html'>Para fuqoha telah bersepakat bahwa membaca Al Qur’an lebih utama daripada dzikir-dzikir maupun wirid-wirid lain yang dikhususkan pada suatu masa atau tempat tertentu, sebagaimana ditunjukkan oleh al qur’an maupun sunnah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Diantaranya firman Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Sesungguhnya Al Quran ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (QS. Al Isra : 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Dan kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.” (QS. Al Isra : 82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Kalau sekiranya kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. dan perumpamaan-perumpamaan itu kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” (QS. Al Hasyr : 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun diantara dalil-dalil dari hadits-hadits Rasulullah saw :&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,“Orang yang mahir dalam Al Qur’an bersama duta-duta mulia lagi suci. Dan siapa yang membaca Al Qur’an dengan terbata-bata dan mengalami kesulitan maka baginya dua pahala.” (HR. Muslim dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,“Orang yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan dan setiap kebaikan setara dengan sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif laam miim satu huruf akan tetapi alih satu huruf, laam satu huruf dan miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,“Dikatakan kepada para pembawa al Qur’an : baca dan naiklah serta tartilkan sebagaimana engkau telah mentartilkannya di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.” (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun para ulama berbeda pandapat tentang perbedaan keutamaan diantara ayat-ayat Al Qur’an :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumhur ulama berpendapat bahwa sebagian surat dan ayat didalam Al Qur’an lebih utama dari sebagian yang lain berdasarkan nash-nash yang ada, diantaranya sabda Rasulullah saw,”Tidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan pada waktu malam hari dan tidak satupun seperti ayat-ayat itu? Qul A’udzu birobbil falaq dan Qul A’udzu birobbin naas.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabdanya saw, ”Sesungguhnya satu surat didalam Al Qur’an yang terdapat didalamnya 30 ayat dapat memberikan syafaat bagi sseseorang sehingga dia diampuni (dosa-dosanya), yaitu surat Tabarokalladzi biyadihil mulk’ (Al Mulk).” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Malik, Abul Hasan al Asy’ariy, Ibnu Hibban, Yahya bin Yahya dan al Qodhi Abu Bakar al Baqilani berpendapat bahwa tidak ada didalam Al Qur’an satu (ayat atau surat) yang lebih utama dari yang lainnya karena seluruhnya adalah perkataan Allah swt lalu bagaimana sebagiannya lebih utama dari sebagian yang lainnya? Bagaimana bisa sebagiannya lebih mulia dari sebagian lainnya? Dan agar tidak membuat bingung adanya yang dilebihkan berarti mengurangi kelebihan yang lainnya, untuk itu Imam Malik memakruhkan mengulang-ulang bacaan suatu surat sementara tidak pada surat yang lainnya. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 11634)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali kitab-kitab yang mengulas tentang keutamaan membaca Al Qur’an ini dikarenakan banyaknya dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut baik dalil-dalil yang bersumber dari Kitabullah maupun hadits-hadits Nabi saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara keutamaan-keutamaan lainnya yang disebutkan oleh asy Syeikh al Imam Abul Fadhl Abdurrahman bin Ahmad bin al Hasan ar Roziy al Muqri’ didalam kitabnya “Fadho’ilul Qur’an” adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Keutamaan Al Qur’an dibandingkan perkataan-perkataan lainnya :&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,”Keutamaan firman Allah azza wa jalla dibandingkan seluruh perkataan bagaikan keutamaan Allah dengan selain-Nya (makhluk-Nya.” (HR. Ad Darimi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Al Qur’an lebih dicintai Allah swt daripada langit dan bumi serta yang ada didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,”Al Qur’an lebih dicintai Allah daripada langit dan bumi serta yang ada didalamnya.” (HR. Ad Darimi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Al Qur’an adalah cahaya ditengah kegelapan&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,”Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah dan Al Qur’an sesungguhnya ia adalah cahaya kegelapan, petunjuk di siang hari maka bacalah dengan sungguh-sungguh.” (HR. Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ahlul Qur’an adalah keluarga Allah swt&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga dari kalangan manusia.’ Beliau saw ditanya,’Siapa mereka wahai Rasulullah.’ Beliau saw menjawab,’mereka adalah Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mereka adalah sebaik-baik umat.&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah saw,”Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhori, Abu Daud dan tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mereka diberikan apa-apa yang diberikan kepada para nabi kecuali wahyu&lt;br /&gt;“Pada hari kiamat didatangkan para pembawa Al Qur’an lalu Allah azza jalla berkata,’kalianlah wadah perkaan-Ku (Al Qur’an) maka aku berikan kepada kalian apa-apa yang Aku berikan kepada para nabi kecuali wahyu.” …… (Fadhoilul Qur’an hal 9 – 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-small;"&gt;sumber : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://ibtisam-binti-muhammad.co.cc/2009/06/keutamaan-membaca-alquran/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:x-small;"&gt;ibtisam&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-6527859262297196856?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/6527859262297196856/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=6527859262297196856&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6527859262297196856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6527859262297196856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/keutamaan-membaca-al-quran.html' title='Keutamaan Membaca Al-Quran'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-1243609217168698841</id><published>2010-04-08T14:56:00.001+08:00</published><updated>2010-04-08T14:58:39.210+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Taubat : Pintu Penghapus Dosa</title><content type='html'>“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung“ (An Nur 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya Allah Ta’ala membentangkan tangan-Nya pada waktu malam untuk menerima taubat orang yang berdosa pada waktu siang dan Dia membentangkan tangan-Nya pada waktu siang untuk menerima taubat orang yang berdosa pada waktu malam hingga terbitnya matahari dari tempat terbenamnya [1]) “ (HR Muslim) &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Allah Ta’ala berfirman : Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau berdoa dan berharap kepada-Ku nescaya Aku akan mengampunimu apapun yang ada pada dirimu. Wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu menjulang ke langit kemudian engkau minta ampun kepada-Ku nescaya Aku akan mengampunimu. Wahai anak Adam sesungguhnya jika engkau menda-tangi-Ku dengan kesalahan sepenuh bumi kemudian engkau menemui-Ku tanpa menyekutukan-Ku sedikitpun maka aku akan memberimu ampunan sepenuh bumi “ (Shahih Turmudzi) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang yang bertaubat dari dosanya bagaikan orang yang tidak punya dosa sama sekali “ (Shahih Ibnu Majah) “Seandainya kalian melakukan kesalahan-kesalahan sepenuh langit, kemudian kalian bertaubat, nescaya taubat kalian akan diterima ” (Shahih Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Pintu-Pintu Pahala Dan Penghapus Dosa, Karangan Abdur Rohman Al-Jami’, Terjemah Abdulloh Haidir,Lc, Editor Muh.Mu’inudinillah,MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] Maksudnya hari kiamat (penterjemah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-1243609217168698841?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/1243609217168698841/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=1243609217168698841&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1243609217168698841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1243609217168698841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/taubat-pintu-penghapus-dosa.html' title='Taubat : Pintu Penghapus Dosa'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-3852855276419768388</id><published>2010-04-06T11:47:00.003+08:00</published><updated>2010-04-06T11:52:41.628+08:00</updated><title type='text'>Backlink Percuma - Dapatkan Sekarang MLM Backlink</title><content type='html'>Ada berita baru dari rakan blogger di blog &lt;a href="http://internetbisnis.us/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Blog Internet Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Ternyata, MLM sekarang bukan hanya digunakan untuk cari duit saja sama ada dari bisnes online ataupun bisnes offline.&lt;br /&gt;Di dunia blogger, sistem MLM ini juga digunakan untuk mendapatkan backlink yang banyak. Buat rakan-rakan blogger lain yang ingin menyertai MLM Backlink ini, silakan copy paste tulisan dibawah ini dengan mengikut syarat yang telah dibuat….&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti ianya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PERCUMA&lt;/span&gt; … dan jom kita lihat seberapa dahsyatnya sistem MLM ini digunakan untuk backlink…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang meragukan hebatnya MLM Backlink ini? Siapa yang menganggap remeh kehebatan penyebaran produk dengan pemasaran sistem Multi Level Marketing? Ok, saya ingin mencuba mempelawa anda semua untuk memanfaatkan kedahsyatan faktor kali dan kepantasan penyebaran ini dalam bentuk backlink.&lt;br /&gt;Caranya sangat mudah.&lt;br /&gt;Anda hanya perlu meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel anda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) &lt;a href="http://www.gotoshare.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;GoDownload&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2) &lt;a href="http://sigmabisnis.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;SigmaBisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3) &lt;a href="http://sebalai.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Sebalai-blogspot&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4) &lt;a href="http://pustakanilna.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Jurnal Pustaka Nilna&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5) &lt;a href="http://internetbisnis.us/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Blog Internet Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6) &lt;a href="http://pulsa.internetbisnis.us/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Bisnis Pulsa DBS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7) &lt;a href="http://bisnis2qta.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Bisnis2qta&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8) &lt;a href="http://asralenterprise.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Asral Enterprise&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9) &lt;a href="http://fadhilahmj.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;Fadhilahmj&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10) &lt;a href="http://jamuman.blogspot.com/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: red;"&gt;JAMUMAN&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ingat, sebelum anda meletakkan link diatas, anda harus membuang peserta nombor 1 dari senarai. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang berada di nombor 2 ditukar menjadi nombor 1, nombor 3 jadi 2, dan seterusya. Kemudian masukkan link anda sendiri di bahagian paling bawah (nombor 10).&lt;br /&gt;Jika setiap peserta mampu mencari 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan diperoleh adalah&lt;br /&gt;Ketika Kedudukan anda 10, jumlah backlink = 1&lt;br /&gt;Kedudukan 9, jml backlink = 5&lt;br /&gt;Kedudukan 8, jml backlink = 25&lt;br /&gt;Kedudukan 7, jml backlink = 125&lt;br /&gt;Kedudukan 6, jml backlink = 625&lt;br /&gt;Kedudukan 5, jml backlink = 3,125&lt;br /&gt;Kedudukan 4, jml backlink = 15,625&lt;br /&gt;Kedudukan 3, jml backlink = 78,125&lt;br /&gt;Kedudukan 2, jml backlink = 390,625&lt;br /&gt;Kedudukan 1, jml backlink = 1,953,125&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semuanya menggunakan kata kunci (keyword) yang anda inginkan. Dari segi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan kesannya jika pengunjung web para downline anda mengklik link itu, anda juga mendapatkan traffik tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, silakan copy paste artikel ini, dan hilangkan peserta nombor 1 lalu tambahkan link blog/web anda di kedudukan 10. Ingat, anda harus bermula dari kedudukan 10 agar hasilnya dapat dimaksimumkan. Kerana jika tiba-tiba anda di kedudukan 1, maka link anda akan hilang begitu ada yang masuk ke kedudukan 10.&lt;br /&gt;Selamat mencoba.. dan ayuh kita lihat bagaimana kesannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-3852855276419768388?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/3852855276419768388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=3852855276419768388&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3852855276419768388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3852855276419768388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/backlink-percuma-dapatkan-sekarang-mlm.html' title='Backlink Percuma - Dapatkan Sekarang MLM Backlink'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-2886819725245616672</id><published>2010-04-02T10:47:00.002+08:00</published><updated>2010-04-02T10:49:19.794+08:00</updated><title type='text'>Masalah Dengan Google Index</title><content type='html'>Tak tahulah kenapa blog ni bermasalah dengan &lt;b&gt;google index&lt;/b&gt; sehingga setiap update terbaru tidak dibaca oleh google.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;aku dah try perbaiki dengan pelbagai cara termasuk di &lt;b&gt;xml.sitemaps&lt;/b&gt; tapi masih juga belum berjaya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-2886819725245616672?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/2886819725245616672/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=2886819725245616672&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/2886819725245616672'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/2886819725245616672'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/masalah-dengan-google-index.html' title='Masalah Dengan Google Index'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-6198075872420291170</id><published>2010-04-01T22:09:00.002+08:00</published><updated>2010-04-02T10:24:51.292+08:00</updated><title type='text'>Sitemaps</title><content type='html'>&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?&gt;&lt;br /&gt;&lt;urlset&lt;br /&gt;      xmlns="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9"&lt;br /&gt;      xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"&lt;br /&gt;      xsi:schemaLocation="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9&lt;br /&gt;            http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9/sitemap.xsd"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- created with Free Online Sitemap Generator www.xml-sitemaps.com --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;1.00&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010/04/sitemaps.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010/04/petir-raja-boong.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010/04/rafflesia-terlalu-mencintaimu.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010_04_01_archive.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010_03_01_archive.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010/03/contest-50-cash-to-your-paypal-account.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2010/03/ilmu-penunduk-pengasih-surah-yasin.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_08_01_archive.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/tanda-tanda-malam-lailatul-qadar.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/wasiat-syeikh-abdul-qadir-al-jailani.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/orang-orang-yang-didoakan-oleh-malaikat.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/wasiat-nabi-muhammad-saw-kepada-saidina.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_07_01_archive.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/07/wali-songo-wali-sembilan.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/07/syaikh-abdul-qadir-al-jailani.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/07/ayat-ayat-ruqyah.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/surah-at-taubah-128-129_26.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/error.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/tanda-tanda-malam-lailatul-qadar.html?showComment=1257517750276&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/wasiat-syeikh-abdul-qadir-al-jailani.html?showComment=1251207758838&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/orang-orang-yang-didoakan-oleh-malaikat.html?showComment=1266110649780&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/08/wasiat-nabi-muhammad-saw-kepada-saidina.html?showComment=1250089808806&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2010-04-01T15:11:07+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;/urlset&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;jamuman sitemap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-6198075872420291170?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/6198075872420291170/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=6198075872420291170&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6198075872420291170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6198075872420291170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/sitemaps.html' title='Sitemaps'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-2843229376022421825</id><published>2010-04-01T21:40:00.001+08:00</published><updated>2010-04-01T21:40:43.126+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mp3'/><title type='text'>Petir - Raja Boong</title><content type='html'>&lt;img style="width: 246px; height: 199px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_W-NX0dySrrc/S686VPyw-MI/AAAAAAAABDk/SefrgBDpqRU/s320/petir.jpg" title="Petir - Raja Boong" alt="foto Petir mp3 Raja Boong" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petir - Raja Boong&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.mediafire.com/?1mmdzdhtikz" target="_blank"&gt;DOWNLOAD MP3 VIA MEDIAFIRE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-2843229376022421825?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/2843229376022421825/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=2843229376022421825&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/2843229376022421825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/2843229376022421825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/petir-raja-boong.html' title='Petir - Raja Boong'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_W-NX0dySrrc/S686VPyw-MI/AAAAAAAABDk/SefrgBDpqRU/s72-c/petir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-7525534083112463396</id><published>2010-04-01T19:47:00.000+08:00</published><updated>2010-04-01T21:41:31.945+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mp3'/><title type='text'>Rafflesia - Terlalu Mencintaimu</title><content type='html'>&lt;img style="width: 246px; height: 199px;" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs111.snc1/4940_1020170841570_1744151048_37760_8336436_n.jpg" title="Rafflesia - Terlalu Mencintaimu" alt="foto Rafflesia mp3 Terlalu Mencintaimu" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rafflesia - Terlalu Mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.mediafire.com/?gujkv2nmwjm" target="_blank"&gt;DOWNLOAD MP3 VIA MEDIAFIRE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-7525534083112463396?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/7525534083112463396/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=7525534083112463396&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/7525534083112463396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/7525534083112463396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/04/rafflesia-terlalu-mencintaimu.html' title='Rafflesia - Terlalu Mencintaimu'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-3637969177823898451</id><published>2010-03-29T14:35:00.001+08:00</published><updated>2010-03-29T14:37:38.762+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertandingan'/><title type='text'>Contest : $50 cash to your paypal Account</title><content type='html'>Hello everybody !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do you need money? &lt;a href="http://rajakamil.com/problogger-make-money-blog-contest-100-cash-to-your-paypal-account-2010-03-20/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;b&gt;Raja Kamil Dot Com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; can give you. Just read through this post.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is easy money !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What you have to do is, just copy paste of this quote. (make sure all link is work)&lt;span class="Apple-style-span"   style="font-family:'Lucida Grande', 'Lucida Sans Unicode', Arial, Helvetica, Sans, FreeSans, Jamrul, Garuda, Kalimati;color:#939494;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="line-height: 16px; font-size:-webkit-xxx-large;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"    style="font-family:Georgia, serif;font-size:130%;color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style=" font-style: normal; line-height: normal;font-size:16px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:'Lucida Grande', 'Lucida Sans Unicode', Arial, Helvetica, Sans, FreeSans, Jamrul, Garuda, Kalimati;font-size:12px;"&gt;&lt;blockquote style="margin-top: 10px; margin-right: 65px; margin-bottom: 10px; margin-left: 10px; padding-top: 20px; padding-right: 20px; padding-bottom: 10px; padding-left: 10px; background-image: url(http://rajakamil.com/wp-content/themes/fusion/images/blockquote.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; font-style: italic; color: rgb(147, 148, 148); background-position: 0% 0%; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;p style="margin-top: 2px; margin-right: 2px; margin-bottom: 2px; margin-left: 2px; padding-top: 8px; padding-right: 8px; padding-bottom: 8px; padding-left: 8px; line-height: 16px; border-top-width: 1px; border-right-width: 1px; border-bottom-width: 1px; border-left-width: 1px; border-top-style: dotted; border-right-style: dotted; border-bottom-style: dotted; border-left-style: dotted; border-top-color: rgb(147, 148, 148); border-right-color: rgb(147, 148, 148); border-bottom-color: rgb(147, 148, 148); border-left-color: rgb(147, 148, 148); "&gt;I just enter a contest entitle “$50 cash to your paypal Account” at my friend’s blog,&lt;br /&gt;&lt;a href="http://rajakamil.com/problogger-make-money-blog-contest-100-cash-to-your-paypal-account-2010-03-20/" target="_blank" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; color: rgb(45, 131, 213); text-decoration: underline; "&gt;RajaKamil.com&lt;/a&gt;. He is the owner of &lt;a href="http://www.easqueeze.com/" target="_blank" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; color: rgb(45, 131, 213); text-decoration: underline; "&gt;www.EAsqueeze.com&lt;/a&gt; which sell a tool to build&lt;br /&gt;instant squeeze page in less than 15 minutes. If you want to join this contest, please&lt;br /&gt;visit him at &lt;a href="http://rajakamil.com/problogger-make-money-blog-contest-100-cash-to-your-paypal-account-2010-03-20/" target="_blank" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; color: rgb(45, 131, 213); text-decoration: underline; "&gt;RajaKamil.com&lt;/a&gt; for more information.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Here how you can win this contest :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Copy the quote above on your blog (post)&lt;br /&gt;2) Make sure all the link is work as the quote itself – there are 3 links&lt;br /&gt;3) Comment to this contest URL &lt;a href="http://rajakamil.com/problogger-make-money-blog-contest-100-cash-to-your-paypal-account-2010-03-20/" target="_blank"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;CLICK HERE&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4) You can enter this contest as many you want. But, just make it is different blog&lt;br /&gt;5) Winner will be selected randomly&lt;br /&gt;6) Contest end at 30 April 2010&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jamuman.blogspot.com/2010/03/contest-50-cash-to-your-paypal-account.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;b&gt;Contest : $50 cash to your paypal Account - jamuman.blogspot.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-3637969177823898451?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/3637969177823898451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=3637969177823898451&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3637969177823898451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3637969177823898451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/03/contest-50-cash-to-your-paypal-account.html' title='Contest : $50 cash to your paypal Account'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-4095937087960500520</id><published>2010-03-27T12:28:00.004+08:00</published><updated>2010-03-27T12:42:09.240+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Ilmu Penunduk Pengasih Surah Yasin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:large;"&gt;“Innama amruhu izaa aradasyay-an an yaquula lahu kun fayakuun”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Banyak lagi kelebihannya ayat tersebut ia boleh dijadikan sebagai pengasih, menundukkan meminta hutang daripada seseorang, ingin meminjam wang jika dalam kesusahan. Dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ini salah satu contoh bagaimana mempergunakan ayat tersebut diatas jika anak anda atau isteri/suami anda degil / keras kepala tidak mahu dengar kata maka sebaiknya kita lakukan upaya ilahiyah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Setelah selesai anda mendirikan setiap solat (sembahyang 5 waktu) bacalah ayat diatas sebanyak 7 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Lakukan sebanyak 7 hari setiap waktu sholat berturut-turut anda boleh mulainya dari mana-mana waktu sembahyang yang anda mahukan. Dengan catatan tidak boleh tingal solat sewaktupun dalam 7 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Setelah selesai 7 hari tersebut anda bacalah pula ayat diatas sebanyak 7 kali&lt;br /&gt;kemudian anda tiupkan pada yang dihajati (isteri/suami/anak) sebaik-baiknya&lt;br /&gt;ditiupkan pada arah muka sama ada semasa sedar ataupun tidak sedar dan semasa anda membacanya hendaklah anda niatkan hajat anda terhadapnya ketika sampai pada ayat “kun”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kemudian anda ulang lagi membaca sebanyak 7 kali, selepas sembahyang 5 waktu lagi seperti No 1 dan 2 diatas. Untuk memastikan ianya menjadi atau terkabul buatlah sebanyak 7 kali pada orang tersebut dan diulangi sebanyak 7 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kadang-kadang dengan sekali buat sudah pun menjadi akan tetapi kadang kala kita perlu buat sebanyak 7 kali untuk memastikan hajat kita di tunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jamuman.blogspot.com/2010/03/ilmu-penunduk-pengasih-surah-yasin.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;Ilmu Penunduk Pengasih Surah Yaasin - jamuman.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-4095937087960500520?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/4095937087960500520/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=4095937087960500520&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/4095937087960500520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/4095937087960500520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2010/03/ilmu-penunduk-pengasih-surah-yasin.html' title='Ilmu Penunduk Pengasih Surah Yasin'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-6406754330312969771</id><published>2009-08-26T20:09:00.004+08:00</published><updated>2009-08-26T20:14:32.140+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="width: 376px; height: 439px;" src="http://quran.al-islam.com/GenGifImages/Normal/290X330-0/97/1/1.png" title="Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar" alt="Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pesan junjungan besar nabi muhammad (selawat dan salam keatas baginda)adalah malam qadar berlaku pada satu malam daripada 10 malam terakhir (hari ganjil) bulan ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Petua oleh Imam Ghazali dan lain-lain ulama untuk cari mencari malam Lailatul Qadar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika awal ramadhan jatuh pada hari:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I) Ahad atau rabu malam qadar dijangka berlaku pada malam 29 ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II) Isnin - malam qadar dijangka berlaku pada malam 21 ramadhan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III) Selasa atau jumaat - malam qadar dijangka berlaku pada malam 27 ramadhan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV) Khamis- malam qadar dijangka berlaku pada malam 25 ramadhan;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V) Sabtu- malam qadar dijangka berlaku pada malam 23 ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata sheikh abu hassan bahawa mula dia baligh, dia sentiasa dapat menghidupkan lailatul qadar pada malam yang tepat mengikut petua diatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar petua di atas, insyaallah malam qadar jatuh pada malam ke 23 ramadhan bersamaan dengan malam selepas siang 13 hb September 2009.&lt;br /&gt;Walau bagaimanapun, janganlah ibadat pada malam ini sahaja, carilah malam qadar pada malam-malam ganjil yang lain juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda malam qadar ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)Malam itu tenang, tidak dingin dan tidak panas;&lt;br /&gt;2)Siangnya cahaya matahari warnanya pucat;&lt;br /&gt;3)Pada malam itu malaikat jibril akan menyalami orang yang beribadat pada malam itu dan tandanya ialah kita tiba-tiba rasa sangat sayu dan kemudiannya menangis teresak-esak secara tiba-tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita beramai-ramai memeriahkan suasana 10 malam terakhir ramadhan dengan beribadat kepada allah swt dengan ikhlas dan penuh keimanan, mudah-mudahan kita dapat kurniaan allah yang kelebihannya pahalanya melebihi - 1000 bulan atau 83 tahun umur kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-6406754330312969771?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/6406754330312969771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=6406754330312969771&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6406754330312969771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/6406754330312969771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/08/tanda-tanda-malam-lailatul-qadar.html' title='Tanda Tanda Malam Lailatul Qadar'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-5179071173555128954</id><published>2009-08-19T12:58:00.000+08:00</published><updated>2009-08-19T12:59:20.981+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Wasiat Syeikh Abdul Qadir Al Jailani</title><content type='html'>Ikutilah Sunnah rasul dengan penuh keimanan, jangan mengerjakan bid’ah, patuhlah selalu kepada Allah swt dan Rasulnya, janganlah melanggar. Junjung tinggi tauhid, jangan menyekutukan Allah swt, selalu sucikan Allah swt, dan jangan berburuk sangka kepadanya. Pertahankanlah kebenarannya, jangan ragu sedikitpun. Bersabarlah selalu, jangan menunjukkan ketidak sabaran. Beristiqomahlah dengan berharap kepadanya; bekerja samalah dalam ketaatan, jangan berpecah belah. Saling mencintailah, dan jangan saling mendendam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tabir penutup kalbumu tak akan tersibak selama engkau belum lepas dari alam ciptaan; tidak berpaling darinya dalam keadaan hidup selama hawa nafsumu belum pupus; selama engkau melepaskan diri dari kemaujudan dunia dan akhirat; selama jiwamu belum bersatu dengan kehendak Allah swt dan cahayanya. Jika jiwamu bersatu dengan kehendak Allah swt dan mencapai kedekatan denganNya lewat pertolonganNya. Makna hakiki bersatu dengan Allah swt ialah berlepas diri dari makhluq dan kedirian; serta sesuai dengan kehendaknya tanpa gerakmu; yang ada hanya kehendaknya. Inilah keadaan fana dirimu; dan dalam keadaan itulah engkau bersatu denganNya; bukan dengan bersatu dengan ciptaannya. Sesuai Firman Allah swt :”Tak ada sesuatupun yang serupa dengannnya. Dan dialah yang Maha Mendengar dan Maha Melihat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anakku! Pertama-tama nasihatilah dirimu, kemudian nasihatilah orang lain. Perhatikanlah dirimu, jangan mengurusi orang lain, jangan mengurusi orang lain selama dalam dirimu masih ada sesuatu yang harus diperbaiki. Sungguh celaka, engkau mengaku tahu cara menyelamatkan orang lain! Engkau buta, bagaimana dapat menuntun orang lain? Hanya yang memiliki penglihatan tajamlah yang mampu menuntun umat manusia. Hanya seorang perenang handallah yang mampu menyelamatkan mereka dari samudera ganas. Hanya orang yang mengenal Allah swt lah yang dapat mengembalikan manusia ke jalan-Nya. Seseorang yang tidak mengenal-Nya, bagaimana dapat menuntun manusia ke jalan-Nya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang lalai! Secara terang-terangan engkau menentang Allah swt yang Maha Benar dengan bermaksiat kepada-Nya tetapi merasa aman dari siksa-Nya? Ketahuilah tak lama lagi rasa aman itu akan berubah menjadi ketakutan, masa luangmu menjadi kesempitan, kesehatanmu menjadi sakit, kemuliaanmu menjadi kehinaan, kedudukanmu menjadi rendah, kekayaanmu menjadi kemiskinan. Ketahuilah! Rasa aman dari siksa Allah ‘Azza wa jalla yang akan kau peroleh di hari kiamat sesuai dengan rasa takutmu kepada-Nya di dunia ini. Sebaliknya, ketakutanmu di hari kiamat, sesuai dengan rasa amanmu ( dari siksa Allah swt ) di dunia.&lt;br /&gt;Sayangnya! Engkau tenggelam di dunia dan terperosok ke lembah kelalaian, sehingga cara hidupmu seperti hewan. Yang kalian ketahui hanya makan, minum, menikah dan tidur. Keadaan kalian ini tampak nyata bagi orang-orang yang berhati suci.&lt;br /&gt;Rasa rakus terhadap dunia, keinginan untuk mencari dan menumpuk-numpuk harta telah memalingkan kalian dari jalan Allah ‘Azza wa jalla dan pintu-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai yang ternoda karena ketamakannya, andaikata kau bersama penghuni bumi bersatu untuk mendatangkan sesuatu yang bukan bagianmu, maka kalian semua tidak akan mampu mendatangkannya. Oleh karena itu tinggalkanlah rasa tamak untuk mencari sesuatu ( rezeki ) yang telah ditetapkan untukmu, maupun yang tidak ditetapkan untukmu. Apakah pantas bagi seorang yang berakal untuk menghabiskan waktunya memikirkan sesuatu yang telah selesai pembagiannya….?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat hal berikut menghapus agama kalian :&lt;br /&gt;1. Kalian tidak mengamalkan apa yang kalian ketahui.&lt;br /&gt;2. Kalian mengamalkan apa yang tidak kalian ketahui.&lt;br /&gt;3. Kalian tidak mau mempelajari apa yang tidak kalian ketahui, maka selamanya kalian bodoh.&lt;br /&gt;4. Kalian mencegah orang lain untuk mempelajari apa yang tidak mereka ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian menghadiri majelis ilmu hanya untuk mencari jalan keluar bagi permasalahan duniawi kalian, bukan untuk mengobati penyakit hati. Kalian tidak mendengarkan nasihat para penceramah, tetapi meneliti kesalahan mereka, kemudian menghina dan mentertawakannya, kalian juga bermain-main dalam majelis. Sesungguhnya kalian sedang mempertaruhkan diri kalian kepada Allah swt yang Maha Agung dan Maha Mulia. Segeralah bertobat, jamgan mencontoh musuh-musuh Allah ‘Azza wa jalla. Berusahalah untuk mengambil manfaat dari apa yang kalian dengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpuasalah! Tetapi ketika berbuka jangan lupakan faqir miskin. Berilah mereka sedikit makanan yang kau gunakan untuk berbuka. Jangan makan sendiri, sebab orang yang makan sendiri dan tidak memberi makan orang lain, dikhawatirkan kelak akan menjadi miskin dan hidup susah.&lt;br /&gt;Perut kalian kenyang, tetangga kalian kelaparan, tetapi kalian mengaku sebagai Mukmin. Iman kalian tidaklah sah, jika kalian memiliki banyak makanan sisa, keluarga kalian telah makan, tetapi kalian tolak seorang peminta yang berdiri di depan pintu kalian, sehingga ia pergi dengan tangan hampa.&lt;br /&gt;Jika ini kalian lakukan, ketahuilah, tak lama lagi kalian akan mengetahui berita kalian, kalian akan menjadi sepertinya, kalian akan diusir sebagaimana kalian mengusir peminta itu ketika kalian mampu memberinya.&lt;br /&gt;Sungguh celaka dirimu, mengapa engkau tidak segera bangun dan memberikan sesuatu yang kau miliki dengan tanganmu sendiri. Andaikata kalian mau bangun dan memberinya sesuatu, maka kalian telah melakukan dua kebaikan, yaitu merendahkan diri kepada sang peminta dan berderma kepadanya. Lihatlah Nabi kita Muhammad saw, beliau berderma kepada peminta, memerah susu onta dan menjahit pakaian beliau dengan kedua tangan beliau sendiri. Bagaimana kalian berani mengaku sebagai pengikut beliau saw, perbuatan beliau saw. Kalian hanya pandai mengaku, tetapi tidak memiliki bukti….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik darimu. Ucapkan dalam hatimu :&lt;br /&gt;“Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah swt jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku”&lt;br /&gt;jika bertemu anak kecil, maka ucapkanlah ( dalam hatimu ) :&lt;br /&gt;“Anak ini belum bermaksiat kepada Allah swt, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku.”&lt;br /&gt;Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah ( dalam hatimu ) :&lt;br /&gt;“Dia telah beribadah kepada Allah swt jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku.”&lt;br /&gt;Jika bertemu dengan seorang yang berilmu, maka ucapkanlah ( dalam hatimu ) :&lt;br /&gt;“Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku.”&lt;br /&gt;Jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah ( dalam hatimu ) :&lt;br /&gt;“Orang ini bermaksiat kepada Allah swt karena dia bodoh ( tidak tahu ), sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku.”&lt;br /&gt;Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah ( dalam hatimu ) :&lt;br /&gt;“Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak, bisa jadi di akhir usianya dia memeluk agama islam dan beramal saleh. Dan bisa jadi di akhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-5179071173555128954?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/5179071173555128954/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=5179071173555128954&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/5179071173555128954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/5179071173555128954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/08/wasiat-syeikh-abdul-qadir-al-jailani.html' title='Wasiat Syeikh Abdul Qadir Al Jailani'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-8700279944695661598</id><published>2009-08-05T14:51:00.001+08:00</published><updated>2009-08-05T14:53:20.604+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Orang-Orang Yang Di Doakan Oleh Malaikat</title><content type='html'>Allah SWT berfirman, "Sebenarnya (malaikat - malaikat itu) adalah hamba - hamba yang dimuliakan, mereka tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah - perintah-Nya. Allah mengetahui segala sesuatu yang dihadapan mereka dan yang dibelakang mereka, dan mereka tidak memberikan syafa'at melainkan kepada orang - orang yang diridhai Allah, dan mereka selalu berhati - hati karena takut kepada-Nya" (QS Al Anbiyaa' 26-28)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Inilah orang - orang yang didoakan oleh para malaikat :&lt;br /&gt;Orang yang tidur dalam keadaan bersuci. Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci'" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang yang duduk menunggu shalat. Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia'" (Shahih Muslim no. 469)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang - orang yang berada di shaf bagian depan di dalam shalat. Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang - orang yang menyambung shaf (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf). Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang - orang yang menyambung shaf - shaf" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Para malaikat mengucapkan 'Amin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah. Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (Shahih Bukhari no. 782)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (Al Musnad no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang - orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah. Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku ?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda' ra., bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, "Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan'" (Shahih Muslim no. 2733)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang - orang yang berinfak. Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit' (Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang yang makan sahur. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada orang - orang yang makan sahur" (hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Orang yang menjenguk orang sakit. Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Ali bin Abi Thalib ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, "Sanadnya shahih")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;· · Seseorang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain. Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily ra., bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-8700279944695661598?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/8700279944695661598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=8700279944695661598&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/8700279944695661598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/8700279944695661598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/08/orang-orang-yang-didoakan-oleh-malaikat.html' title='Orang-Orang Yang Di Doakan Oleh Malaikat'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-702028361094874202</id><published>2009-08-05T14:49:00.000+08:00</published><updated>2009-08-05T14:50:11.719+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Wasiat Nabi Muhammad S.A.W kepada Saidina Ali Karamallah Wajhah</title><content type='html'>Wahai Ali, Bagi orang mukmin ada 3 tanda-tandanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia&lt;br /&gt;2) Tidak terpesona dengan pujuk rayu wanita&lt;br /&gt;3) Benci terhadap perbualan dan perkataan sia-sia&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, Bagi orang alim itu ada 3 tanda-tandanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Jujur dalam berkata-kata&lt;br /&gt;2) Menjauhi segala yang haram&lt;br /&gt;3) Merendahkan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, Bagi orang yang takwa itu ada 3 tanda-tandanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Takut berlaku dusta dan keji&lt;br /&gt;2) Menjauhi kejahatan&lt;br /&gt;3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, Bagi orang yang jujur itu ada 3 tanda-tandanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Merahsiakan ibadahnya&lt;br /&gt;2) Merahsiakan sedekahnya&lt;br /&gt;3) Merahsiakan ujian yang menimpanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, Bagi ahli ibadah itu ada 3 tanda-tandanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Mengawasi dirinya&lt;br /&gt;2) Menghisab dirinya&lt;br /&gt;3) Memperbanyakkan ibadah kepada ALLAH s.w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, aku melarangmu dengan 4 perkara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) irihati&lt;br /&gt;2) bohong&lt;br /&gt;3) loba&lt;br /&gt;4) pemarah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Ali, segala sesuatu ada penyakitnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1) Penyakit bicara adalah bohong&lt;br /&gt;2) Penyakit ilmu adalah lupa&lt;br /&gt;3) Penyakit ibadah adalah riak&lt;br /&gt;4) Penyakit budi pekerti adalah memuji diri sendiri&lt;br /&gt;5) Penyakit berani adalah agresif&lt;br /&gt;6) Penyakit pemurah adalah menyebut-nyebut pemberian&lt;br /&gt;7) Penyakit cantik adalah sombong&lt;br /&gt;8) Penyakit bangsawan adalah bangga&lt;br /&gt;9) Penyakit malu adalah lemah&lt;br /&gt;10) Penyakit mulia adalah menonjolkan diri&lt;br /&gt;11) Penyakit kaya adalah kikir&lt;br /&gt;12) Penyakit royal (mewah) adalah berlebih-lebihan&lt;br /&gt;13) Penyakit agama adalah hawa nafsu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-702028361094874202?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/702028361094874202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=702028361094874202&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/702028361094874202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/702028361094874202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/08/wasiat-nabi-muhammad-saw-kepada-saidina.html' title='Wasiat Nabi Muhammad S.A.W kepada Saidina Ali Karamallah Wajhah'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-5274236115043180540</id><published>2009-07-29T17:03:00.001+08:00</published><updated>2009-08-01T11:59:43.575+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Wali Songo (Wali Sembilan)</title><content type='html'>"Walisongo" berarti sembilan orang wali. Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid. Maulana Malik Ibrahim yang tertua. Sunan Ampel anak Maulana Malik Ibrahim. Sunan Giri adalah keponakan Maulana Malik Ibrahim yang berarti juga sepupu Sunan Ampel. Sunan Bonang dan Sunan Drajad adalah anak Sunan Ampel. Sunan Kalijaga merupakan sahabat sekaligus murid Sunan Bonang. Sunan Muria anak Sunan Kalijaga. Sunan Kudus murid Sunan Kalijaga. Sunan Gunung Jati adalah sahabat para Sunan lain, kecuali Maulana Malik Ibrahim yang lebih dahulu meninggal. Mereka tinggal di pantai utara Jawa dari awal abad 15 hingga pertengahan abad 16, di tiga wilayah penting. Yakni Surabaya-Gresik-Lamongan di Jawa Timur, Demak-Kudus-Muria di Jawa Tengah, serta Cirebon di Jawa Barat. Mereka adalah para intelektual yang menjadi pembaharu masyarakat pada masanya. Mereka mengenalkan berbagai bentuk peradaban baru: mulai dari kesehatan, bercocok tanam, niaga, kebudayaan dan kesenian, kemasyarakatan hingga pemerintahan. Pesantren Ampel Denta dan Giri adalah dua institusi pendidikan paling penting di masa itu. Dari Giri, peradaban Islam berkembang ke seluruh wilayah timur Nusantara. Sunan Giri dan Sunan Gunung Jati bukan hanya ulama, namun juga pemimpin pemerintahan. Sunan Giri, Bonang, Kalijaga, dan Kudus adalah kreator karya seni yang pengaruhnya masih terasa hingga sekarang. Sedangkan Sunan Muria adalah pendamping sejati kaum jelata.&lt;br /&gt;Era Walisongo adalah era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia. Khususnya di Jawa. Tentu banyak tokoh lain yang juga berperan. Namun peranan mereka yang sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, juga pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat secara luas serta dakwah secara langsung, membuat "sembilan wali" ini lebih banyak disebut dibanding yang lain.  Masing-masing tokoh tersebut mempunyai peran yang unik dalam penyebaran Islam. Mulai dari Maulana Malik Ibrahim yang menempatkan diri sebagai "tabib" bagi Kerajaan Hindu Majapahit; Sunan Giri yang disebut para kolonialis sebagai "paus dari Timur" hingga Sunan Kalijaga yang mencipta karya kesenian dengan menggunakan nuansa yang dapat dipahami masyarakat Jawa -yakni nuansa Hindu dan Budha .&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim (Wafat 1419)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim, atau Makdum Ibrahim As-Samarkandy diperkirakan lahir di Samarkand, Asia Tengah, pada paruh awal abad 14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarkandy, berubah menjadi Asmarakandi.&lt;br /&gt;Maulana Malik Ibrahim kadang juga disebut sebagai Syekh Magribi. Sebagian rakyat malah menyebutnya Kakek Bantal. Ia bersaudara dengan Maulana Ishak, ulama terkenal di Samudra Pasai, sekaligus ayah dari Sunan Giri (Raden Paku). Ibrahim dan Ishak adalah anak dari seorang ulama Persia, bernama Maulana Jumadil Kubro, yang menetap di Samarkand. Maulana Jumadil Kubro diyakini sebagai keturunan ke-10 dari Syayidina Husein, cucu Nabi Muhammad saw. Maulana Malik Ibrahim pernah bermukim di Campa, sekarang Kamboja, selama tiga belas tahun sejak tahun 1379. Ia malah menikahi putri raja, yang memberinya dua putra. Mereka adalah Raden Rahmat (dikenal dengan Sunan Ampel) dan Sayid Ali Murtadha alias Raden Santri. Merasa cukup menjalankan misi dakwah di negeri itu, tahun 1392 M Maulana Malik Ibrahim hijrah ke Pulau Jawa meninggalkan keluarganya. Beberapa versi menyatakan bahwa kedatangannya disertai beberapa orang. Daerah yang ditujunya pertama kali yakni desa Sembalo, daerah yang masih berada dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Desa Sembalo sekarang, adalah daerah Leran kecamatan Manyar, 9 kilometer utara kota Gresik. Aktivitas pertama yang dilakukannya ketika itu adalah berdagang dengan cara membuka warung. Warung itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah. Selain itu secara khusus Malik Ibrahim juga menyediakan diri untuk mengobati masyarakat secara gratis. Sebagai tabib, kabarnya, ia pernah diundang untuk mengobati istri raja yang berasal dari Campa. Besar kemungkinan permaisuri tersebut masih kerabat istrinya. Kakek Bantal juga mengajarkan cara-cara baru bercocok tanam. Ia merangkul masyarakat bawah -kasta yang disisihkan dalam Hindu. Maka sempurnalah misi pertamanya, yaitu mencari tempat di hati masyarakat sekitar yang ketika itu tengah dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Selesai membangun dan menata pondokan tempat belajar agama di Leran, tahun 1419 M Maulana Malik Ibrahim wafat. Makamnya kini terdapat di kampung Gapura, Gresik, Jawa Timur.&lt;br /&gt;Sunan Ampel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia putera tertua Maulana Malik Ibrahim. Menurut Babad Tanah Jawi dan Silsilah Sunan Kudus, di masa kecilnya ia dikenal dengan nama Raden Rahmat. Ia lahir di Campa pada 1401 Masehi. Nama Ampel sendiri, diidentikkan dengan nama tempat dimana ia lama bermukim. Di daerah Ampel atau Ampel Denta, wilayah yang kini menjadi bagian dari Surabaya (kota Wonokromo sekarang).Beberapa versi menyatakan bahwa Sunan Ampel masuk ke pulau Jawa pada tahun 1443 M bersama Sayid Ali Murtadho, sang adik. Tahun 1440, sebelum ke Jawa, mereka singgah dulu di Palembang. Setelah tiga tahun di Palembang, kemudian ia melabuh ke daerah Gresik. Dilanjutkan pergi ke Majapahit menemui bibinya, seorang putri dari Campa, bernama Dwarawati, yang dipersunting salah seorang raja Majapahit beragama Hindu bergelar Prabu Sri Kertawijaya. Sunan Ampel menikah dengan putri seorang adipati di Tuban. Dari perkawinannya itu ia dikaruniai beberapa putera dan puteri. Diantaranya yang menjadi penerusnya adalah Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Ketika Kesultanan Demak (25 kilometer arah selatan kota Kudus) hendak didirikan, Sunan Ampel turut membidani lahirnya kerajaan Islam pertama di Jawa itu. Ia pula yang menunjuk muridnya Raden Patah, putra dari Prabu Brawijaya V raja Majapahit, untuk menjadi Sultan Demak tahun 1475 M.&lt;br /&gt;Di Ampel Denta yang berawa-rawa, daerah yang dihadiahkan Raja Majapahit, ia membangun mengembangkan pondok pesantren. Mula-mula ia merangkul masyarakat sekitarnya. Pada pertengahan Abad 15, pesantren tersebut menjadi sentra pendidikan yang sangat berpengaruh di wilayah Nusantara bahkan mancanegara. Di antara para santrinya adalah Sunan Giri dan Raden Patah. Para santri tersebut kemudian disebarnya untuk berdakwah ke berbagai pelosok Jawa dan Madura.  Sunan Ampel menganut fikih mahzab Hanafi. Namun, pada para santrinya, ia hanya memberikan pengajaran sederhana yang menekankan pada penanaman akidah dan ibadah. Dia-lah yang mengenalkan istilah "Mo Limo" (moh main, moh ngombe, moh maling, moh madat, moh madon). Yakni seruan untuk "tidak berjudi, tidak minum minuman keras, tidak mencuri, tidak menggunakan narkotik, dan tidak berzina."  Sunan Ampel diperkirakan wafat pada tahun 1481 M di Demak dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel, Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Bonang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia anak Sunan Ampel, yang berarti juga cucu Maulana Malik Ibrahim. Nama kecilnya adalah Raden Makdum Ibrahim. Lahir diperkirakan 1465 M dari seorang perempuan bernama Nyi Ageng Manila, puteri seorang adipati di Tuban. Sunan Bonang belajar agama dari pesantren ayahnya di Ampel Denta. Setelah cukup dewasa, ia berkelana untuk berdakwah di berbagai pelosok Pulau Jawa. Mula-mula ia berdakwah di Kediri,  yang mayoritas masyarakatnya beragama Hindu. Di sana ia mendirikan Masjid Sangkal Daha. Ia kemudian menetap di Bonang -desa kecil di Lasem, Jawa Tengah -sekitar 15 kilometer timur kota Rembang. Di desa itu ia membangun tempat pesujudan/zawiyah sekaligus pesantren yang kini dikenal dengan nama Watu Layar. Ia kemudian dikenal pula sebagai imam resmi pertama Kesultanan Demak, dan bahkan sempat menjadi panglima tertinggi. Meskipun demikian, Sunan Bonang tak pernah menghentikan kebiasaannya untuk berkelana ke daerah-daerah yang sangat sulit.  Ia acap berkunjung ke daerah-daerah terpencil di Tuban, Pati, Madura maupun Pulau Bawean. Di Pulau inilah, pada 1525 M ia meninggal. Jenazahnya dimakamkan di Tuban, di sebelah barat Masjid Agung, setelah sempat diperebutkan oleh masyarakat Bawean dan Tuban.  Tak seperti Sunan Giri yang lugas dalam fikih, ajaran Sunan Bonang memadukan ajaran ahlussunnah bergaya tasawuf dan garis salaf ortodoks. Ia menguasai ilmu fikih, usuludin, tasawuf, seni, sastra dan arsitektur. Masyarakat juga mengenal Sunan Bonang sebagai seorang yang piawai mencari sumber air di tempat-tempat gersang.Ajaran Sunan Bonang berintikan pada filsafat 'cinta'('isyq). Sangat mirip dengan kecenderungan Jalalludin Rumi. Menurut Bonang, cinta sama dengan iman, pengetahuan intuitif (makrifat) dan kepatuhan kepada Allah SWT atau haq al yaqqin. Ajaran tersebut disampaikannya secara populer melalui media kesenian yang disukai masyarakat. Dalam hal ini, Sunan Bonang bahu-membahu dengan murid utamanya, Sunan Kalijaga.  Sunan Bonang banyak melahirkan karya sastra berupa suluk, atau tembang tamsil. Salah satunya adalah "Suluk Wijil" yang tampak dipengaruhi kitab Al Shidiq karya Abu Sa'id Al Khayr (wafat pada 899). Suluknya banyak menggunakan tamsil cermin, bangau atau burung laut. Sebuah pendekatan yang juga digunakan oleh Ibnu Arabi, Fariduddin Attar, Rumi serta Hamzah Fansuri. Sunan Bonang juga menggubah gamelan Jawa yang saat itu kental dengan estetika Hindu, dengan memberi nuansa baru. Dialah yang menjadi kreator gamelan Jawa seperti sekarang, dengan menambahkan instrumen bonang. Gubahannya ketika itu memiliki nuansa dzikir yang mendorong kecintaan pada kehidupan transedental (alam malakut). Tembang "Tombo Ati" adalah salah satu karya Sunan Bonang.  Dalam pentas pewayangan, Sunan Bonang adalah dalang yang piawai membius penontonnya. Kegemarannya adalah menggubah lakon dan memasukkan tafsir-tafsir khas Islam. Kisah perseteruan Pandawa-Kurawa ditafsirkan Sunan Bonang sebagai peperangan antara nafi (peniadaan) dan 'isbah (peneguhan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Kalijaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah "wali" yang namanya paling banyak disebut masyarakat Jawa. Ia lahir sekitar tahun 1450 Masehi. Ayahnya adalah Arya Wilatikta, Adipati Tuban -keturunan dari tokoh pemberontak Majapahit, Ronggolawe. Masa itu, Arya Wilatikta diperkirakan telah menganut Islam. Nama kecil Sunan Kalijaga adalah Raden Said. Ia juga memiliki sejumlah nama panggilan seperti Lokajaya,Syekh Malaya, Pangeran Tuban atau Raden Abdurrahman.Terdapat beragam versi menyangkut asal-usul nama Kalijaga yang disandangnya.Masyarakat Cirebon berpendapat bahwa nama itu berasal dari dusun Kalijaga di Cirebon. Sunan Kalijaga memang pernah tinggal di Cirebon dan bersahabat erat dengan Sunan Gunung Jati. Kalangan Jawa mengaitkannya dengan kesukaan wali ini untuk berendam ('kungkum') di sungai (kali) atau "jaga kali". Namun ada yang menyebut istilah itu berasal dari bahasa Arab "qadli dzaqa" yang menunjuk statusnya sebagai "penghulu suci" kesultanan.  Masa hidup Sunan Kalijaga diperkirakan mencapai lebih dari 100 tahun. Dengan demikian ia mengalami masa akhir kekuasaan Majapahit (berakhir 1478), Kesultanan Demak, Kesultanan Cirebon dan Banten, bahkan juga Kerajaan Pajang yang lahir pada 1546 serta awal kehadiran Kerajaan Mataram dibawah pimpinan Panembahan Senopati. Ia ikut pula merancang pembangunan Masjid Agung Cirebon dan Masjid Agung Demak. Tiang "tatal" (pecahan kayu) yang merupakan salah satu dari tiang utama masjid adalah kreasi Sunan Kalijaga. Dalam dakwah, ia punya pola yang sama dengan mentor sekaligus sahabat dekatnya, Sunan Bonang. Paham keagamaannya cenderung "sufistik berbasis salaf" -bukan sufi panteistik (pemujaan semata). Ia juga memilih kesenian dan kebudayaan sebagai sarana untuk berdakwah.  Ia sangat toleran pada budaya lokal. Ia berpendapat bahwa masyarakat akan menjauh jika diserang pendiriannya. Maka mereka harus didekati secara bertahap: mengikuti sambil mempengaruhi. Sunan Kalijaga berkeyakinan jika Islam sudah dipahami, dengan sendirinya kebiasaan lama hilang. Maka ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Dialah pencipta Baju takwa, perayaan sekatenan, grebeg maulud, Layang Kalimasada, lakon wayang Petruk Jadi Raja. Lanskap pusat kota berupa Kraton, alun-alun dengan dua beringin serta masjid diyakini sebagai karya Sunan Kalijaga.&lt;br /&gt;Metode dakwah tersebut sangat efektif. Sebagian besar adipati di Jawa memeluk Islam melalui Sunan Kalijaga. Di antaranya adalah Adipati Padanaran, Kartasura, Kebumen, Banyumas, serta Pajang (sekarang Kotagede - Yogya). Sunan Kalijaga dimakamkan di Kadilangu -selatan Demak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Gunung Jati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak kisah tak masuk akal yang dikaitkan dengan Sunan Gunung Jati. Diantaranya adalah bahwa ia pernah mengalami perjalanan spiritual seperti Isra' Mi'raj, lalu bertemu Rasulullah SAW, bertemu Nabi Khidir, dan menerima wasiat Nabi Sulaeman. (Babad Cirebon Naskah Klayan hal.xxii). Semua itu hanya mengisyaratkan kekaguman masyarakat masa itu pada Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah diperkirakan lahir sekitar tahun 1448 M. Ibunya adalah Nyai Rara Santang, putri dari raja Pajajaran Raden Manah Rarasa. Sedangkan ayahnya adalah Sultan Syarif Abdullah Maulana Huda, pembesar Mesir keturunan Bani Hasyim dari Palestina. Syarif Hidayatullah mendalami ilmu agama sejak berusia 14 tahun dari para ulama Mesir. Ia sempat berkelana ke berbagai negara. Menyusul berdirinya Kesultanan Bintoro Demak, dan atas restu kalangan ulama lain, ia mendirikan Kasultanan Cirebon yang juga dikenal sebagai Kasultanan Pakungwati.&lt;br /&gt;Dengan demikian, Sunan Gunung Jati adalah satu-satunya "wali songo" yang memimpin pemerintahan. Sunan Gunung Jati memanfaatkan pengaruhnya sebagai putra Raja Pajajaran untuk menyebarkan Islam dari pesisir Cirebon ke pedalaman Pasundan atau Priangan.  Dalam berdakwah, ia menganut kecenderungan Timur Tengah yang lugas. Namun ia juga mendekati rakyat dengan membangun infrastruktur berupa jalan-jalan yang menghubungkan antar wilayah. Bersama putranya, Maulana Hasanuddin, Sunan Gunung Jati juga melakukan ekspedisi ke Banten. Penguasa setempat, Pucuk Umum, menyerahkan sukarela penguasaan wilayah Banten tersebut yang kemudian menjadi cikal bakal Kesultanan Banten.  Pada usia 89 tahun, Sunan Gunung Jati mundur dari jabatannya untuk hanya menekuni dakwah. Kekuasaan itu diserahkannya kepada Pangeran Pasarean. Pada tahun 1568 M, Sunan Gunung Jati wafat dalam usia 120 tahun, di Cirebon (dulu Carbon). Ia dimakamkan di daerah Gunung Sembung, Gunung Jati, sekitar 15 kilometer sebelum kota Cirebon dari arah barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Kudus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama kecilnya Jaffar Shadiq. Ia putra pasangan Sunan Ngudung dan Syarifah (adik Sunan Bonang), anak Nyi Ageng Maloka. Disebutkan bahwa Sunan Ngudung adalah salah seorang putra Sultan di Mesir yang berkelana hingga di Jawa. Di Kesultanan Demak, ia pun diangkat menjadi Panglima Perang. Sunan Kudus banyak berguru pada Sunan Kalijaga. Kemudian ia berkelana ke berbagai daerah tandus di Jawa Tengah seperti Sragen, Simo hingga Gunung Kidul. Cara berdakwahnya pun meniru pendekatan Sunan Kalijaga: sangat toleran pada budaya setempat. Cara penyampaiannya bahkan lebih halus. Itu sebabnya para wali --yang kesulitan mencari pendakwah ke Kudus yang mayoritas masyarakatnya pemeluk teguh-menunjuknya.  Cara Sunan Kudus mendekati masyarakat Kudus adalah dengan memanfaatkan simbol-simbol Hindu dan Budha. Hal itu terlihat dari arsitektur masjid Kudus. Bentuk menara, gerbang dan pancuran/padasan wudhu yang melambangkan delapan jalan Budha. Sebuah wujud kompromi yang dilakukan Sunan Kudus. Suatu waktu, ia memancing masyarakat untuk pergi ke masjid mendengarkan tabligh-nya. Untuk itu, ia sengaja menambatkan sapinya yang diberi nama Kebo Gumarang di halaman masjid. Orang-orang Hindu yang mengagungkan sapi, menjadi simpati. Apalagi setelah mereka mendengar penjelasan Sunan Kudus tentang surat Al Baqarah yang berarti "sapi betina". Sampai sekarang, sebagian masyarakat tradisional Kudus, masih menolak untuk menyembelih sapi.Sunan Kudus juga menggubah cerita-cerita ketauhidan. Kisah tersebut disusunnya secara berseri, sehingga masyarakat tertarik untuk mengikuti kelanjutannya. Sebuah pendekatan yang tampaknya mengadopsi cerita 1001 malam dari masa kekhalifahan Abbasiyah. Dengan begitulah Sunan Kudus mengikat masyarakatnya.&lt;br /&gt;Bukan hanya berdakwah seperti itu yang dilakukan Sunan Kudus. Sebagaimana ayahnya, ia juga pernah menjadi Panglima Perang Kesultanan Demak. Ia ikut bertempur saat Demak, di bawah kepemimpinan Sultan Prawata, bertempur melawan Adipati Jipang, Arya Penangsang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sunan Muria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia putra Dewi Saroh --adik kandung Sunan Giri sekaligus anak Syekh Maulana Ishak, dengan Sunan Kalijaga. Nama kecilnya adalah Raden Prawoto. Nama Muria diambil dari tempat tinggal terakhirnya di lereng Gunung Muria, 18 kilometer ke utara kota Kudus.Gaya berdakwahnya banyak mengambil cara ayahnya, Sunan Kalijaga. Namun berbeda dengan sang ayah, Sunan Muria lebih suka tinggal di daerah sangat terpencil dan jauh dari pusat kota untuk menyebarkan agama Islam. Bergaul dengan rakyat jelata, sambil mengajarkan keterampilan-keterampilan bercocok tanam, berdagang dan melaut adalah kesukaannya.  Sunan Muria seringkali dijadikan pula sebagai penengah dalam konflik internal di Kesultanan Demak (1518-1530), Ia dikenal sebagai pribadi yang mampu memecahkan berbagai masalah betapapun rumitnya masalah itu. Solusi pemecahannya pun selalu dapat diterima oleh semua pihak yang berseteru. Sunan Muria berdakwah dari Jepara, Tayu, Juana hingga sekitar Kudus dan Pati. Salah satu hasil dakwahnya lewat seni adalah lagu Sinom dan Kinanti .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-5274236115043180540?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/5274236115043180540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=5274236115043180540&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/5274236115043180540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/5274236115043180540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/07/wali-songo-wali-sembilan.html' title='Wali Songo (Wali Sembilan)'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-1519351545209135498</id><published>2009-07-29T17:01:00.001+08:00</published><updated>2009-08-01T12:00:41.649+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Syaikh Abdul Qadir Al Jailani</title><content type='html'>Biografi Syaikh Abdul Qadir Al Jailani termuat dalam kitab Adz Dzail 'Ala Thabaqil Hanabilah I/301-390, nomor 134, karya Imam Ibnu Rajab Al Hambali. Tetapi, buku ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah seorang ulama besar sehingga suatu kewajaran jika sekarang ini banyak kaum muslimin menyanjungnya dan mencintainya. Akan tetapi kalau meninggi-ninggikan derajat beliau berada di atas Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, maka hal ini merupakan suatu kekeliruan. Karena Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah rasul yang paling mulia di antara para nabi dan rasul yang derajatnya tidak akan pernah bisa dilampaui di sisi Allah oleh manusia siapapun.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada juga sebagian kaum muslimin yang menjadikan Syaikh Abdul Qadir Al Jailani sebagai wasilah (perantara) dalam do'a mereka. Berkeyakinan bahwa do'a seseorang tidak akan dikabulkan oleh Allah, kecuali dengan perantaraannya. Ini juga merupakan kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadikan orang yang sudah meninggal sebagai perantara tidak ada syari'atnya dan ini sangat diharamkan. Apalagi kalau ada yang berdo'a kepada beliau. Ini adalah sebuah kesyirikan besar. Sebab do'a merupakan salah satu bentuk ibadah yang tidak boleh diberikan kepada selain Allah. Allah melarang makhluknya berdo'a kepada selainNya. Allah berfirman, yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah." (QS. Al Jin:18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelahirannya&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang 'alim di Baghdad yang lahir pada tahun 490/471 H di kota Jailan atau disebut juga Kailan. Sehingga di akhir nama beliau ditambahkan kata Al Jailani atau Al Kailani atau juga Al Jiliy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikannya&lt;br /&gt;Pada usia yang masih muda beliau telah merantau ke Baghdad dan meninggalkan tanah kelahirannya. Di sana beliau belajar kepada beberapa orang ulama seperti Ibnu Aqil, Abul Khatthath, Abul Husein Al Farra' dan juga Abu Sa'ad Al Mukharrimi sehingga mampu menguasai ilmu-ilmu ushul dan juga perbedaan-perbedaan pendapat para ulama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemahamannya&lt;br /&gt;Beliau seorang Imam bermadzhab Hambali. Menjadi guru besar madzhab ini pada masa hidup beliau. Beliau adalah seorang alim yang beraqidah ahlus sunnah mengikuti jalan Salafush Shalih. Dikenal banyak memiliki karamah-karamah. Tetapi banyak pula orang yang membuat-buat kedustaan atas nama beliau. Kedustaan itu baik berupa kisah-kisah, perkataan-perkataan, ajaran-ajaran, "thariqah" yang berbeda dengan jalan Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam, para sahabatnya dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Abdul Qadir Al Jailani menyatakan dalam kitabnya, Al Ghunyah, "Dia (Allah) di arah atas, berada di atas 'ArsyNya, meliputi seluruh kerajaanNya. IlmuNya meliputi segala sesuatu. "Kemudian beliau menyebutkan ayat-ayat dan hadits-hadits, lalu berkata, "Sepantasnya menetapkan sifat istiwa' (Allah berada di atas 'ArsyNya) tanpa takwil (menyimpangkan kepada makna lain). Dan hal itu merupakan istiwa' dzat Allah di atas 'Arsy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwahnya&lt;br /&gt;Suatu ketika Abu Sa'ad Al Mukharrimi membangun sekolah kecil di sebuah daerah yang bernama Babul Azaj dan pengelolaannya diserahkan sepenuhnya kepada Syaikh Abdul Qadir. Beliau mengelola sekolah ini dengan sungguh-sungguh. Bermukim di sana sambil memeberikan nasehat kepada orang-orang yang ada di sana, sampai beliau meninggal dunia di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sudah orang yang bertaubat demi mendengar nasihat beliau. Banyak orang yang bersimpati kepada beliau, lalu datang ke sekolah beliau. Sehingga sekolah ini tidak kuat menampungnya. Maka diadakan perluasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi dalam menyebutkan biografi Syaikh Abdul Qadir Al Jailani dalam Siyar A'lamin Nubala, menukilkan perkataan Syaikh sebagai berikut, "Lebih dari lima ratus orang masuk Islam lewat tanganku, dan lebih dari seratus ribu orang telah bertaubat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid beliau banyak yang menjadi ulama terkenal, seperti Al Hafidz Abdul Ghani yang menyusun Umdatul Ahkam Fi Kalami Khairil Anam. Ibnu Qudamah penyusun kitab fiqh terkenal Al Mughni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya&lt;br /&gt;Beliau Wafat pada hari Sabtu malam, setelah maghrib, pada tanggal 9 Rabi'ul Akhir tahun 561 H di daerah Babul Azaj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ulama&lt;br /&gt;Ketika ditanya tentang Syaikh Abdul Qadir Al jailani, Ibnu Qudamah menjawab, "Kami sempat berjumpa dengan beliau di akhir masa kehidupannya. Beliau menempatkan kami di sekolahnya. Beliau sangat perhatian kepada kami. Kadang beliau mengutus putra beliau Yahya untuk menyalakan lampu buat kami. Terkadang beliau juga mengirimkan makanan buat kami. Beliau senantiasa menjadi imam dalam shalat fardhu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab di antaranya mengatakan, "Syaikh Abdul Qadir Al Jailani adalah seorang yang diagungkan pada masanya. Diagungkan oleh banyak para syaikh, baik ulama dan para ahli zuhud. Beliau memiliki banyak keutamaan dan karamah. Tetapi ada seorang yang bernama Al Muqri' Abul Hasan Asy Syathnufi Al Mishri (orang Mesir) mengumpulkan kisah-kisah dan keutamaan-keutamaan Syaikh Abdul Qadir Al Jailani dalam tiga jilid kitab. Dia telah menulis perkara-perkara yang aneh dan besar (kebohongannya). Cukuplah seorang itu dikatakan berdusta, jika dia menceritakan segala yang dia dengar. Aku telah melihat sebagian kitab ini, tetapi hatiku tidak tenteram untuk meriwayatkan apa yang ada di dalamnya, kecuali kisah-kisah yang telah masyhur dan terkenal dari kitab selain ini. Karena kitab ini banyak berisi riwayat dari orang-orang yang tidak dikenal. Juga terdapat perkara-perkara yang jauh (dari agama dan akal), kesesatan-kesesatan, dakwaan-dakwaan dan perkataan yang batil tidak terbatas. Semua itu tidak pantas dinisbatkan kepada Syaikh Abdul Qadir Al Jailani. Kemudian aku dapatkan bahwa Al Kamal Ja'far al Adfawi telah menyebutkan bahwa Asy Syathnufi sendiri tertuduh berdusta atas kisah-kisah yang diriwayatkannya dalam kitab ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Rajab juga berkata, "Syaikh Abdul Qadir Al Jailani memiliki pendapat yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allah, takdir, dan ilmu-ilmu ma'rifat yang sesuai dengan sunnah. Beliau memiliki kitab Al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq, kitab yang terkenal. Beliau juga mempunyai kitab Futuhul Ghaib. Murid-muridnya mengumpulkan perkara-perkara yang banyak berkaitan dengan nasehat dari majelis-majelis beliau. Dalam masalah-masalah sifat, takdir dan lainnya, ia berpegang pada sunnah. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi mengatakan, "intinya Syaikh Abdul Qadir Al Jailani memiliki kedudukan yang agung. Tetapi terdapat kritikan-kritikan terhadap sebagian perkataannya, dan Allah menjanjikan (ampunan atas kesalahan-kesalahan orang-orang beriman). Namun sebagian perkataannya merupakan kedustaan atas nama beliau." (Syiar XX/451).&lt;br /&gt;Imam Adz Dzahabi juga berkata, "Tidak ada seorangpun para ulama besar yang riwayat hidup dan karamahnya lebih banyak kisah hikayat, selain Syaikh Abdul Qadir Al Jailani, dan banyak di antara riwayat-riwayat itu yang tidak benar bahkan ada yang mustahil terjadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikh Rabi' bin Hadi Al Makhdali berkata dalam kitabnya, Al Haddul Fashil, hal.136, "Aku telah mendapatkan aqidah beliau (Syaikh Abdul Qadir Al Jailani) di dalam kitabnya yang bernama Al Ghunyah. Maka aku mengetahui dia sebagai seorang Salafi. Beliau menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan aqidah-aqidah lainnya di atas manhaj salaf. Beliau juga membantah kelompok-kelompok Syi'ah, Rafidhah, Jahmiyyah, Jabariyyah, Salimiyah, dan kelompok lainnya dengan manhaj Salaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_________&lt;br /&gt;Diringkas dari artikel : Siapakah Syeikh Abdul Qadir Al Jailani?&lt;br /&gt;Majalah As-Sunnah edisi 07/VI/1423H-2002M&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-1519351545209135498?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/1519351545209135498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=1519351545209135498&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1519351545209135498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1519351545209135498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/07/syaikh-abdul-qadir-al-jailani.html' title='Syaikh Abdul Qadir Al Jailani'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-8883155401064313220</id><published>2009-07-09T21:08:00.006+08:00</published><updated>2009-08-01T12:02:04.313+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Ayat-Ayat Ruqyah</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:Tahoma;font-size:180%;"  &gt;Urutan                    Ayat-Ayat Ruqyah (ayat-ayat Al-Quran yang biasa digunakan untuk rawatan makhluk halus)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:Tahoma;font-size:180%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(255, 255, 255);"&gt;                                     &lt;/div&gt;&lt;table style="text-align: left; margin-left: 0px; margin-right: auto; color: rgb(255, 255, 255);" border="1" cellpadding="5" cellspacing="0" width="60%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr bg=""&gt;                      &lt;td width="8%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;No&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td width="50%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Nama                        Surah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td width="18%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Juzuk&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td width="24%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Ayat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Fatihah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Seluruhnya&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Baqarah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1-5&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Baqarah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;102&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;4&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Baqarah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;2&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;163-164&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;5&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Baqarah                        (Ayatul Kursi)&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;255&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;6&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Baqarah&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;285-286&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;7&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Ali-Imran&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;3&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;18-19&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;8&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-'Araf&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;8&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;54-56&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;9&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-'Araf&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;9&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;117-122&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;10&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Yunus&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;11&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;81-82&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;11&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Toha&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;16&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;69&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;12&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Mukminun&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;18&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;115-118&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;13&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;As-Soffaat&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;23&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1-10&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;14&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Ahqaaf&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;26&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;29-32&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;15&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Ar-Rahman&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;27&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;33-36&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;16&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Hasyr&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;28&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;21-24&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;17&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Jin&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;29&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;1-9&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;18&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Ikhlas&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;30&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Seluruhnya&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;19&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Al-Falaq&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;30&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Seluruhnya&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                   &lt;/tr&gt;                   &lt;tr&gt;                      &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;20&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;An-Naas&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;30&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;                     &lt;td&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana,Arial,Helvetica,sans-serif;font-size:85%;"  &gt;Seluruhnya&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Syeikh Sa'id Al-Ghamidi - Ayat-Ayat Ruqyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.mediafire.com/download.php?gntdtkycnjk" target="_blank"&gt;DOWNLOAD MP3 VIA MEDIAFIRE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-8883155401064313220?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/8883155401064313220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=8883155401064313220&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/8883155401064313220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/8883155401064313220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/07/ayat-ayat-ruqyah.html' title='Ayat-Ayat Ruqyah'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-3734940641788995017</id><published>2009-05-26T15:54:00.003+08:00</published><updated>2009-08-01T12:03:52.849+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agama'/><title type='text'>Surah At-Taubah 128-129</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SGXUvBr56AI/AAAAAAAAAJ4/n0pqVHhPed4/s1600-h/at+taubah+128.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 369px; height: 121px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SGXUvBr56AI/AAAAAAAAAJ4/n0pqVHhPed4/s400/at+taubah+128.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216809647750113282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SGXUvLS17zI/AAAAAAAAAKA/Uizsct0kHrE/s1600-h/at+taubah+129.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 380px; height: 106px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SGXUvLS17zI/AAAAAAAAAKA/Uizsct0kHrE/s400/at+taubah+129.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5216809650329349938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;seseungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan) maka katakanlah ; “cukuplah Allah bagiku, tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah tuhan yang memiliki ‘Arasy yang agung’. (surah At taubah 128-129).&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ingin sy nyatakan disini, surah ini banyak keistimewaannya. Amalkanlah membacanya siang dan malam. InsyaAllah kita akan merasai perubahan pada diri dan hidup kita sekiranya diamalkan dengan hati yang penuh ikhlas.InsyaAllah.amin..&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-3734940641788995017?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/3734940641788995017/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=3734940641788995017&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3734940641788995017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/3734940641788995017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/05/surah-at-taubah-128-129_26.html' title='Surah At-Taubah 128-129'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SGXUvBr56AI/AAAAAAAAAJ4/n0pqVHhPed4/s72-c/at+taubah+128.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-5859414084949989395</id><published>2009-05-25T13:12:00.000+08:00</published><updated>2009-05-25T13:13:41.596+08:00</updated><title type='text'>Testing</title><content type='html'>testing 1,2,3&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-5859414084949989395?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/5859414084949989395/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=5859414084949989395&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/5859414084949989395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/5859414084949989395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html' title='Testing'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3534623544221002473.post-1780010573891147506</id><published>2009-05-24T14:48:00.002+08:00</published><updated>2009-08-01T12:02:53.804+08:00</updated><title type='text'>error</title><content type='html'>&lt;?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?&gt;&lt;br /&gt;&lt;urlset&lt;br /&gt;      xmlns="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9"&lt;br /&gt;      xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance"&lt;br /&gt;      xsi:schemaLocation="http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9&lt;br /&gt;            http://www.sitemaps.org/schemas/sitemap/0.9/sitemap.xsd"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- created with Free Online Sitemap Generator www.xml-sitemaps.com --&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;1.00&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.80&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.64&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.51&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.51&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.51&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.51&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.51&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.51&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.41&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.41&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000,MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.41&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000,MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.41&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.41&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=open&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.41&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000,MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.33&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009/05/testing.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000,MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.33&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=YEARLY-1230796800000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000,MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.33&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;url&gt;&lt;br /&gt;  &lt;loc&gt;http://jamuman.blogspot.com/2009_05_01_archive.html?widgetType=BlogArchive&amp;amp;widgetId=BlogArchive1&amp;amp;action=toggle&amp;amp;dir=close&amp;amp;toggle=MONTHLY-1241161200000&amp;amp;toggleopen=YEARLY-1230796800000,MONTHLY-1241161200000&lt;/loc&gt;&lt;br /&gt;  &lt;priority&gt;0.33&lt;/priority&gt;&lt;br /&gt;  &lt;lastmod&gt;2009-05-25T06:29:05+00:00&lt;/lastmod&gt;&lt;br /&gt;  &lt;changefreq&gt;always&lt;/changefreq&gt;&lt;br /&gt;&lt;/url&gt;&lt;br /&gt;&lt;/urlset&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3534623544221002473-1780010573891147506?l=jamuman.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jamuman.blogspot.com/feeds/1780010573891147506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3534623544221002473&amp;postID=1780010573891147506&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1780010573891147506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3534623544221002473/posts/default/1780010573891147506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jamuman.blogspot.com/2009/05/error.html' title='error'/><author><name>fajridil adha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02125161823111169011</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://2.bp.blogspot.com/_U2Imxsognfk/SNxOpgmN6gI/AAAAAAAAAZ0/XHL0i47qZe0/S220/adeq.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
